SUARA SEMARANG – Kampus Binus University Semarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Digital Arts Association (ASEDAS) ke 4 yang dibuka Jumat 1 September 2023.
ASEDAS ke 4 di Binus University Semarang diikuti oleh 33 negara dengan memamerkan 250 karya desain poster kreatif mengkombinasikan digital dan artificial intelegence (AI).
Founder sekaligus Presiden ASEDAS International Prof Tarmizi menyambut baik penyelenggaraan event pameran poster ini di Binus University Semarang.
Mengankat tema Tomorrow ASEDAS ke 4 merupakan event offline perdana sejak pandemi. Menurutnya sangat sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini bagi akademisi dan dunia industri.
“Ini terkait dengan salah satu tujuan ASEDAS dimana kami juga mengembangkan teknologi AI (Artificial Intelligence) dan metaverse,” katanya.
Pihaknya ingin membawa teknologi AI ini dalam koridor humanis dimana teknologi ini memang harus dikuasai namun jangan sampai teknologi ini justru yang menguasai manusia.
Campus Director Binus University Semarang Dr Ir Boto menegaskan jika sekurangnya ada 250 peserta eksebisi internasional ini.
Mereka berasal dari 33 negara di dunia dimana poster yang dipajang merupakan karya dari anggota ASEDAS, mahasiswa dan masyarakat umum.
“Menjadi kebanggaan bagi Binus University Semarang karena dipercaya sebagai penyelenggara perdana eksibisi dan konferensi perdana secara offline,” katanya.
Binus, imbuhnya, ingin menjadi bagian dari komunitas desain global seiring dengan program unggulan metaverse yang diusung pihaknya.
Pameran ini dapat dilihat secara langsung dan terbuka untuk umum di Binus Edupark POJ City juga dapat disaksikan secara online.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menyambut baik event bertaraf internasional, seperti halnya ASEDAS International Exhibition and Conference di Kota Semarang.
Pasalnya, event semacam ini terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian warga Kota Semarang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Kedatangan tamu-tamu internasional akan menggerakkan roda perekonomian warga karena mereka menginap dan berbelanja di kota ini,” katanya.
Tidak itu saja, melalui peran serta Kadin, UMKM mendapat fasilitasi untuk membuka tenant di event tersebut. Puluhan tenan tampak mengisi booth yang ramai dijujugi pengunjung.
ASEDAS merupakan asosiasi yang bergerak di bidang seni digital, tradisional, dan grafis. Asosiasi ini dibentuk pada April 2020.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Permudah Kredit untuk Guru Bersertifikasi, Ini Keuntungannya
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Tabrakan Maut di Tol Palindra, 3 Orang Tewas, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir