SUARA SEMARANG - Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas) menelurkan terobosan yang dinamai Perhumas Indicators.
Perhumas Indicators diluncurkan sebagai kado istimewa di usia asosiasi profesi kehumasan yang menapaki usia 50 tahun.
Peluncuran Perhumas Indicators dilakukan dalam Konvensi Humas Indonesia 2023 bertema Maju Bersama untuk Indonesia di Patra Hotel & Convention Semarang, Sabtu 2 September 2023.
Ketua Umum Perhumas, Boy Kelana Soebroto menjelaskan, asosiasi profesi menghadirkan sesuatu yang istimewa dan belum pernah sama sekali dilakukan.
"Pada tahun 2022, bertepatan dengan 50 tahun Perhumas, kami menerbitkan buku 50 tahun sejarah pergulatan profesi kehumasan. Ini sebagai jawaban terhadap langkanya referensi kehumasan di tanah air. Tahun ini, kami memunculkan kembali sesuatu yang baru, yaitu suatu produk layanan riset dan analisis bernama Perhumas Indicators," kata dia.
Perhumas indicators, lanjutnya, membahas inti dari setiap pencarian akan makna dari seluruh aktivitas komunikasi yang dilakukan manusia, baik dalam sektor bisnis, sosial maupun budaya.
"Meluncurkan Perhumas Indikators untuk melihat kepercayaan publik. Inovasi yang dikembangkan Perhumas ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap organisasi pemerintahan, sektor swasta dan BUMN, serta kepemimpinan," kata dia.
Perhumas Indicators, kata dia, semuanya berujung pada dua dimensi utama dari aktivitas komunikasi, yaitu kepercayaan dan reputasi terhadap suatu subjek (instansi/organisasi/perorangan).
Kajian dari Perhumas Indicators akan mengungkap faktor-faktor apa saja yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepercayaan publi.
Berikutnya akan memberi insan kehumasan wawasan mendalam untuk memberikan rekomendasi yang solid, khususnya terhadap pembuatan kebijakan komunikasi.
"Kiranya sesuatu yang baru ini bisa menjadi lompatan pemikiran dan legacy bagi generasi selanjutnya," kata dia.
Dewan Penasehat Perhumas yang juga menjabat Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong memuji terobosan yang dilakukan asosiasi.
"setiap tahun buat terobosan yang sangat baik, sekarang dihadirkan Perhumas Indikators. Saya harap ada hal-hal baru," kata dia.
Pihaknya ingin Perhumas berperan meningkatkan skill kehumasan, supaya menjadi benchmark atau standar humas-humas di instansi pemerintah.
"Terutama Pemerintah Daerah dalam memitigasi krisis komunikasi yang terjadi. Supaya Perhumas bisa jadi standar ukuran secara umum dan humas pemerintah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim