SUARA SEMARANG - Jadwal kedatangan Elkan Baggott hingga Pratama Arhan di Kota Solo sudah dinantikan. Mereka akan memperkuat Timnas U-23 di kualifikasi Piala Asia U-23.
Selain Elkan Baggott serta Arhan ada tiga pemain Indonesia lainnya yang bermain di luar negeri juga telah mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia.
Kondisi Elkan Baggott saat ini relatif fit karena pelatih Ipswich Town tak memainkannya di laga terakhir. Demikian juga dengan Arhan yang tak masuk di line up klub.
Harapanya saat tiba di Solo maka Elkan Baggott dalam kondisi bugar dan langsung bisa beradaptasi dengan para pemain lainnya. Mengingat Piala Asia U-23 ini jadi salah satu target prioritas Timnas Indonesia.
Hal itu ditunjukkan dengan pemanggilan para pemain-pemain top Indonesia yang berkarir di luar negeri. Selain Elkan Baggott dan Pratama Arhan, Timnas U-23 juga memanggil Rafael Struick, Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan.
Elkan Baggott dkk akan tergabung di Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2023. Grup ini terdiri dari tiga negara, Indonesia, Turkmenistan dan China Taipei. kualifikasi akan dimulai pada 6-12 September 2023 di Stadion Manahan Solo.
Dari dua laga yang akan dilakoni Timnas Indonesia U-23, Elkan Baggott dkk akan melawan China Taipei lebih dulu pada Sabtu tanggal 9 September 2023 pukul 19.00 WIB.
Selanjutnya Elkan Baggott dkk akan diuji oleh kekuatan Turkmenistan pada 12 September 2023 di jam yang sama.
Hingga Minggu 3 September 2023, belum ada kabar kedatangan Elkan Baggott dkk tiba di Indonesia. Sesuai jadwal, ajang ini hampir bersamaan dengan agenda FIFA Match Day 4-12 September 2023.
Maka, bisa jadi klub akan mengizinkan para pemainnya terbang ke negara masing-masing di tanggal tersebut.
Maka Elkan Baggott dkk akan bertolak dari negara tempat bermain di klub pada Senin 4 September 2023. Selanjutnya mereka akan bergabung bersama tim di Stadion manahan Solo.
Sebelum menjalani laga pertama melawan China Taipei, Elkan Baggott dkk akan memiliki setidaknya 5 hari untuk menjalani latihan bersama di Kota Solo.***
Berita Terkait
-
Duel Elkan Baggott Lawan Justin Hubner Tak Terelakkan di Kandang Ipswich Town 26 September
-
Turkmenistan Sodorkan FK Arkadag Lawan Timnas Indonesia Jadi Masalah Besar Pengganti Shin Tae Yong
-
Hitung-Hitungan Elkan Baggott Rebut Posisi Utama di Ipswich Town Sebelum Januari 2024
-
Inter Milan Rekrut Justin Hubner Strategi Erick Thohir Iming-Imingi Gabung Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan