SUARA SEMARANG - Beberapa waktu lalu viral di media sosial pemalsuan ID Card untuk bisa menonton pertandingan PSIS Semarang.
ID Card yang digunakan bertuliskan LOC, yang mana orang yang memiliki kartu tersebut memiliki akses ke stadion Jatidiri, kandang PSIS Semarang saat berlaga.
Setelah viral, orang tersebut mendatangi basis suporter PSIS Semarang, yakni Panser Biru untuk mediasi.
Namun, pemalsu ID Card tersebut terus mengelak sehingga PSIS Semarang membawanya ke ranah hukum.
Pihak panitia pelaksana PSIS Semarang kemudian melaporkan pemalsu ID Card palsu tersebut ke Polsek Gajahmungkur pada Rabu (6/9/2023).
“Hari ini kami resmi melaporkan pemalsu ID Card yakni saudara WEP ke unit reskrim Polsek Gajahmungkur. Nanti biar proses hukumnya berjalan dan memberi efek jera kepada siapa pun yang menyalahgunakan atau memalsukan baik ID Card mau pun tiket pada saat pertandingan PSIS,” ujar Agung Buwono.
Agung berharap dengan dilaporkannya WEP ke Polsek Gajahmungkur tidak akan ada lagi kegiatan pemalsuan di setiap pertandingan kandang PSIS.
“Semoga ke depan tidak ada lagi kasus pemalsuan seperti itu. Panpel akan menindak tegas terhadap segala pemalsuan dan tidak akan melakukan toleransi serta akan kami bawa ke ranah hukum apabila ditemukan kembali,” pungkas Agung.
Dalam unggahan instagram pentolan Panser Biru, Wareng, tampak orang yang memalsukan ID Card LOC tersebut mengaku mendapatkan kartu akses tersebut dari panitia pelaksana.
Baca Juga: Ogah Kalah Jadi 'Rich Aunty', Saweran Mayang ke Fuji Disebut Tak Sebanding: Kurang Pengen Ngembaliin
Dia mengaku membayar Rp400 ribu untuk mendapatkan ID Card tersebut.
Namun Wareng memintanya untuk menjelaskan apa adanya saja dan tidak melebar ke mana-mana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439