SUARA SEMARANG - Bek Timnas Elkan Baggott melakukan wawancara khusus yang menceritakan tentang sepakbola Indonesia.
Banyak pertanyaan yang ditujukan pada Elkan Baggott mulai dari persiapan kualifikasi Piala Asia U-23, perbedaan sepakbola Indonesia dengan Inggris, fans hingga kesempatan bermain di Olimpiade Paris.
Dengan gamblang Elkan Baggott pun memberikan jawaban menyenangkan bermain bersama Timnas Indonesia. Jika sebelumnya ia bergabung dengan Timnas U-19 dan senior maka kini Elkan Baggott di U-23 untuk kualifikasi Piala Asia.
Elkan Baggott menilai Piala Asia ini sangat penting bagi Indonesia. Tidak setiap episode Indonesia memiliki kesempatan seperti ini sehingga harus sungguh-sungguh untuk mencapai prestasi terbaik.
"Ini momen penting untuk bersaing dengan negara-negara Asia. Sebelumnya tak punya banyak kesempatan untuk itu," kata Elkan Baggott dalam wawancara yang diunggah oleh offisial Ipswich Town.
Pertanyaan lain yang diajukan untuk Elkan Baggott adalah perbedaan sepakbola di Ipswich Town yakni di Inggris dengan Indonesia.
Menurut Elkan Baggott hal itu sangat berbeda karena memiliki gaya bermain yang berbeda pula jika dibandingkan di Inggris. Memiliki pelatih yang berbeda.
Namun hal itu justru memberikan keuntungan baginya dalam hal pengalaman bagi Elkan Baggott yang masih berusia 20 tahun ini.
Perbedaanya lagi, Elkan Baggott di Indonesia begitu dikenal banyak orang. Hal itu belum terjadi di Ipswich Town Inggris.
Baca Juga: Ucapan Ipswich Town Ke Elkan Baggott Seperti Pemain Wales Jadi Penantian di Timnas
Soal fans sepakbola di Indonesia, Elkan Baggott menuturkan mereka sangat gila. Suporter Indonesia sangat mencintai sepakbola.
Hal itu terbukti dengan dukungan yang diberikan di dalam lapangan dan diluar lapangan. Bahkan tiket untuk laga pertama kualifikasi Piala Asia U-23 sudah habis.
Memiliki suporter seperti itu memberikan keuntungan saat pertandingan karena dukungan yang besar akan memberikan motivasi pada para pemain di lapangan.
"Punya suporter seperti itu memberikan tenaga ekstra," lanjut Elkan Baggott.
Elkan Baggott juga mengatakan akan menjadi hal yang luar biasa jika Timnas Indonesia bisa bermain di Olimpiade Paris 2024. Hal itu bisa diraih jika Timnas Indonesia bisa menjadi salah stau dari tiga tim teratas di Piala Asia.
Untuk itu Elkan Baggott menekankan upaya lebih yang harus dilakukan Timnas Indonesia guna mendapatkan tiket lolos di Olimpiade Paris 2024.
Langkah yang pertama adalah menjadi juara Grup dengan mengalahkan China Taipei dan Turkmenistan di kualifikasi Piala Asia U-23. Selanjutnya bermain apik di putaran final Piala Asia.
Pertanyaan terakhir yang diberikan pada Elkan Baggott mengenai awal yang baik Ipswich Town. Ia pun mengapresiasi kinerja semua pihak meski harus dilakukan kontinyu hingga akhir musim.***
Berita Terkait
-
Ucapan Ipswich Town Ke Elkan Baggott Seperti Pemain Wales Jadi Penantian di Timnas
-
Sandy Walsh Berlatih Terpisah Dari Elkan Baggott di Timnas Jelang Debut Nasional
-
Duel Elkan Baggott Lawan Justin Hubner Tak Terelakkan di Kandang Ipswich Town 26 September
-
Hitung-Hitungan Elkan Baggott Rebut Posisi Utama di Ipswich Town Sebelum Januari 2024
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan