SUARA SEMARANG - Bek PSIS Semarang Alfeandra Dewangga ternyata menjadi pemain tersibuk di Timnas Indonesia. Hal itu terjadi setidaknya kurang dari dua bulan terakhir.
Di kurun waktu tersebut bahkan Dewangga harus meninggalkan PSIS Semarang karena harus ikut serta di empat ajang berbeda di Timnas Indonesia.
Tak jarang Dewangga yang menjadi bek utama PSIS Semarang tersebut diberikan beban lebih untuk menjadi kapten Timnas Indonesia. Salah satunya saat dirinya menyusul di Thailand pada akhir Agustus lalu.
Kesibukan Dewangga dimulai saat ia mendapatkan izin dari PSIS Semarang untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF Thailand pada 17-26 Agustus.
Di saat klub-klub lain menahan pemain namun manajemen PSIS Semarang memperbolehkan Dewangga yang saat itu jadi pemain kunci untuk bergabung di Timnas.
Begitu sampai di Thailand, pelatih Timnas Indonesia langsung mempercayakan ban kapten pada Dewangga. Ia bermain apik dan bahkan pulang membawa predikat runner up Piala AFF bersama-rekannya.
Baru sebentar kembali ke klub PSIS Semarang ternyata Dewangga kembali dipanggil pelatih Timnas Indonesia untuk bergabung dengan rekan-rekannya U-23 di ajang kualifikasi Piala AFF di Solo.
Namun ternyata keputusan pelatih berubah ketika Dewangga diminta untuk memperkuat Timnas Senior di FIFA Match Day. Alasanya, ada beberapa pemain senior yang cedera.
Dewangga kemudian dimainkan sebagai bek kiri saat Timnas Indonesia melawan Turkmenistan senior. Bek PSIS Semarang tersebut membantu Indonesia menang 2-0.
Baca Juga: Kesempatan Langka, Marselino Ferdinan Bakal Lawan Gelandang Liverpool Wataru Endo
Kembali dari laga tersebut, Dewangga tak langsung menuju Semarang untuk PSIS Semarang. Ia perjalanan menuju Solo untuk bergabung kembali bersama Timnas Indonesia U-23 di kualifikasi Piala Asia.
Nama Alfeandra Dewangga menjadi bagian sejarah Timnas Indonesia U-23 yang lolos kali pertama Piala Asia.
Baru beberapa hari selesai ajang tersebut, Dewangga kembali mendapatkan panggilan pelatih Timnas Indonesia untuk berlaga di Asian Games 19 September hingga 7 Oktober 2023.
Jika manajemen PSIS Semarang kembali memberikan izin pada Dewangga maka ia akan tak akan bisa memperkuat klub untuk beberapa pekan kedepan.
Padahal saat ini PSIS Semarang dalam tren yang bagus dengan menempati posisi lima besar. Peran Dewangga juga sangat dibutuhkan di lini belakang.
Namun tidak melepas Dewangga ke Timnas juga jadi keraguan, karena di sisi lain manajemen PSIS Semarang juga memiliki komitmen untuk mendukung kemajuan sepakbola nasional.***
Berita Terkait
-
Sama-Sama di Qatar, Jadwal Lengkap 2 Piala Asia Timnas Indonesia Senior dan U-23 Tahun Depan
-
Bocoran Dewangga Lawan Turkmenistan Senior-Junior, Shin Tae Yong Rubah Strategi Redam Serangan Balik
-
Timnas U-23 Tak Miliki Laga Ketiga, Shin Tae Yong Irit Tenaga Lawan Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Alfeandra Dewangga OTW China, Bek PSIS Semarang Diakuisisi Indra Sjafri di Timnas U-23
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi