/
Jum'at, 15 September 2023 | 13:42 WIB
Asnawi Mangkualam dipaksa ganti sepatu oleh pelatih di Korea Selatan. (Youtube/Sport77 Official)

SUARA SEMARANG - Adaptasi yang dilakukan Asnawi Mangkualam di Korea Selatan ternyata begitu berat. Bahkan ia dipaksa oleh pelatih untuk mengganti sepatunya.

Hal itu dikarenakan Asnawi Mangkualam sering terpeleset saat latihan maupun ketika bermain. Perbedaan lapangan ternyata menjadi penyebabnya.

Asnawi Mangkualam menyampaikan lapangan di Indonesia berbeda dengan di Korea Selatan. Sehingga memerlukan sepatu yang berbeda pula.

Di Indonesia, lanjut Asnawi Mangkualam, memiliki lapangan yang lebih keras. Sementara di Korea Selatan memiliki lapangan dengan kualitas tanah lebih soft.

Dengan tanah keras sebagaimana di Indonesia maka Asnawi Mangkualam bisa menggunakan sepatu sepakbola dengan pul lebih pendek atau tipis.

berkebalikan dengan di Korea Selatan, Asnawi Mangkualam harus menggunakan pul yang lebih panjang dan berbahan besi saat musim kemarau.

"Sebelumnya, licin dan jatuh. Dapat tekanan dari pelatih suruh ganti. Dulu pakai brand lokal, sekarang ganti brand lagi," kata Asnawi Mangkualam di podcast youtube Sport77 Official.

Selain adaptasi soal sepatu, Asnawi Mangkualam juga beradaptasi dengan gaya permainan di Korea Selatan yang sangat mengandalkan fisik.

Menurut Asnawi Mangkualam hal itu sangat berbeda dengan di Indonesia. "Di Indonesia di menit ke 70 sudah banyak yang jalan-jalan. Di sana menit 70 intensitas makin tinggi," tandasnya.

Baca Juga: Klub Liga 1 Tawar Asnawi Mangkualam Gaji Tinggi di Indonesia, Perbandingan Nominal 100 Banding 30

Selain itu, Asnawi Mangkualam juga harus terus menjaga pola makan yang ideal bagi atlet sepakbola. Lantaran setiap sebelum kick off dan setelah kick off dilakukan timbang berat badan.

Adaptasi paling sulit di Korea Selatan menurut Asnawi Mangkualam adalah lingkungan. Pertama susah mencari makanan yang halal.

Kemudian saat di Korea Selatan, Asnawi Mangkualam harus melakukan segalanya sendiri. Menjaga pola istirahat dan latihan.

Hal itu sangat berbeda jika di Indonesia karena banyak makanan tersedia, banyak teman dan bisa melakukan apapun.

Sementara di Korea Selatan Asnawi Mangkualam harus disiplin dalam manajemen waktu agar ia tetap bugar ketika diturunkan oleh pelatih.

Dalam kesempatan itu Asnawi Mangkualam juga menceritakan bagaimana asal muasal dirinya dipindahkan posisi oleh pelatih. Ia mengaku tak masalah.***

Load More