SUARA SEMARANG -- Asnawi Mangkualam menjadi salah satu pesepakbola profesional Indonesia yang kini berkarier di luar negeri.
Tiga tahun sudah Asnawi Mangkualam merumput di Korea Selatan, bermain di klub Liga 2 negeri gingseng tersebut.
Dimulai dengan memperkuat Ansan Greeners selama dua musim, dan kini bergabung bersama Jeonnam Dragons.
Cukup pengalaman di luar negeri, Asnawi mengakui ia pun memiliki keinginan untuk berkarier di Eropa.
"Asal dapat klub yang bagus dan dapat jam main," kata Asnawi dalam bincang-bincang di channel youtube sport 77.
Namun, menurutnya tidak mudah bagi atlet-atlet sepakbola di kawasan Asean untuk menembus klub-klub di Eropa. Terlebih bagi mereka yang sudah berumur di atas 20 tahun.
"Kalau berbakat dan usia masih 18, seperti Marselino itu lebih mudah direkrut klub. Aku sudah 24, lebih susah," beber kapten Timnas Indonesia ini.
Hal tersebut juga diharap bisa menjadi informasi bagi para netizen. Bahwa memang tidak semudah itu untuk menembus pasar Eropa.
"Netizen tidak boleh, keluar saja main di Eropa. Emang ada yang mau ? Kalau ada yang mau, kasih sini," kata Asnawi.
Baca Juga: Filosofi Shin Tae Yong yang Bawa Kemenangan Bertubi-tubi Timnas Indonesia
Kapten Timnas Indonesia ini juga mengungkapkan, bahwa berkarier sepakbola di luar negeri adalah cita-citanya. Karena itu, ia langsung mengambil saat ada tawaran dari klub di Korea Selatan.
Termasuk seandainya terdapat tawaran untuk bermain di klub Eropa, ia juga sudah tidak takut merantau. Hanya saja kesempatan dan tawaran yang belum ada.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta