SUARA SEMARANG - Nama besar Shin Tae Yong berpengaruh untuk karir Pratama Arhan di Korea Selatan. Ia diduga sebagai negosiator kepindahan Pratama Arhan di Suwon FC.
Peran Shin Tae Yong untuk Pratam Arhan nampak jelas, karena Suwon FC adalah salah satu klub yang pernah diperkuat Shin Jae Won anak dari Shin Tae Yong.
Tak hanya sekali ini saja Shin Tae Yong berperan untuk pemain Timnas Indonesia. Selain Pratama Arhan ada Asnawi Mangkualam yang dibawanya ke Korea.
Kabar kepindahan Pratama Arhan sebenarnya sudah beredar semenjak pertengahan tahun ini. Saat itu klub inisial S disebut-sebut tertarik untuk mendatangkan anak asuh Shin Tae Yong tersebut.
Namun saat itu tak ada kepastian, karena di Korea Selatan ada tiga klub di kasta tertinggi, Suwon FC, Suwon Bluewings dan Seoul FC.
Jika melihat jejak kedekatan Shin Tae Yong dengan ketiga klub, maka sudah pasti Suwon FC dan Seoul. Alasanya, Shin Jae Won pernah bermain di sana beberapa musim.
Anak Shin Tae Yong diketahui bergabung FC Seoul 2019-2022 dari Korea University. Kemudian pindah ke Suwon FC pada tahun 2022 sebelum akhirnya bergabung dengan Seongnam FC.
Menariknya, putra Shin Tae Yong yang berposisi sebagai gelandang kanan tersebut juga pernah dipinjamkan Seoul FC ke Ansan Greeners. Ansan Greeners adalah klub pertama Asnawi Mangkualam di Korea Selatan.
Melihat rekam jejak klub yang pernah dibela oleh anak Shin Tae Yong maka peran pelatih kawakan tersebut begitu besar untuk pemain Indonesia.
Baca Juga: Lolos, Ipswich Town Berpeluang Bertemu Raksasa MU dan Liverpool Jadi Lawan Berat
Shin Tae Yong bisa menjadi jembatan yang memberikan rekomendasi pada klub yang akan merekrut. Sekaligus menjamin kualitas para pemain Timnas Indonesia seperti Pratama Arhan.
Kabar kepindahan Pratama Arhan ke Suwon FC sudah berhembus kencang dan disebut segera diresmikan.
Selain kualitas para pemain yang direkomendasikan oleh Shin Tae Yong, pihak klub juga menyebut akan memperlebar peluang pasar di Asia Tenggara. Pratama Arhan diketahui memiliki fans besar.
Sebagai gambaran, bek kiri andalan Shin Tae Yong tersebut memiliki 5,9 juta pengikut di instagram. Padahal sebagai klub profesional, Suwon FC hanya memiliki 34,8 ribu pengikut.
Kehadiran Pratama Arhan bisa mendongkrak penggemar klub dan bisa juga meningkatkan penjualan produk klub Suwon FC.
Di sisi lain keuntungan Shin Tae Yong merekomendasikan Pratama Arhan bermain di Korea Selatan bisa meningkatkan kualitas di Timnas.
Berita Terkait
-
Digaet Azizah Salsha, Pratama Arhan Dilepas Gratis Tokyo Verdy Kembali ke Liga 1 Indonesia Gabung Klub PSIS Semarang?
-
Shin Tae Yong Terancam Kehilangan Bek Kanan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bulan Oktober
-
Klub Erick Thohir di Inggris Pesta Gol, Pernah Tawari Justin Hubner Gabung
-
Elkan Baggott Berani Bicara Olimpiade Paris 2024, Shin Tae Yong Pupus Penantian 10 Tahun
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Pena Rp2 Ribu vs MBG Ratusan Triliun: Di Mana Nurani Pendidikan Kita?
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League