SUARA SEMARANG - Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memandang potensi cuaca Kota Semarang yang saat ini cenderung panas.
Menurutnya, iklim Kota Semarang yang panas cocok untuk bercocok tanam buah melon.
Dirinya melalui Dinas Pertanian Kota Semarang mengajak masyarakat untuk menanam melon yang bernilai ekonomis.
"Karena iklimnya cocok, hasil buahnya mlenuk-mlenuk dan besar warnanya juga cerah. Ini bisa dilakukan mendorong masyarakat untuk mulai menanam melon," katanya dikutip dari semarangkota.go.id.
Diketahui, melon memang salah astu buah yang cocok ditaman di daerah yang tidak terlalu tinggi curah hujannya.
Justru rasa melon akan lebih manis jika ditanam di waktu yang pas, yakni musim kemarau.
Jika terkena hujan atau asupan air yang berlebihan, rasa melon akan cenderung agak hambar atau kurang manis.
Mbak Ita, sapaan akrab Walikota Semarang menjelaskan, melon merupakan salah satu buah yang populer di kalangan masyarakat.
Bahkan dalam acara Rakernas PDI-Perjuangan belum lama ini, Mbak Ita membawa tanaman melon dan mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.
Baca Juga: Mencuat Isu Pimpinan KPK Peras Mentan SYL, Begini Tanggapan Mahfud MD
Menurut Mbak Ita, lahan produktif di Kota Semarang bisa digunakan untuk budidaya melon.
"Ini bisa dioptimalkan di lahan produktif yang ada di Semarang. Kita coba mendorong masyarakat ikut serta dalam ketahanan pangan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M