SUARA SEMARANG - Sebuah teknologi tangan buatan prostetik diciptakan oleh tiga mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) bagi anak difabel.
Uniknya, tangan prostetik didesain mirip seperti punya superhero Iron Man. Di tujukan sebagai cara untuk menambah kepercayaan diri anak-anak.
Tangan prostetik superhero mirip Iron Man buatan Udinus ini diberi nama Handsome, dapat melakukan fungsional menggenggam dengan cara melakukan gerakan fleksi untuk menggenggam.
Selain itu, dapat juga melakukan gerakan ekstensi untuk membuka genggaman tangan. Alat tersebut diciptakan oleh Dinara Diaz Pramono, Muhammad Rifqi Hanif Ammrullah dan Widia Aulia Cahyani.
Ketua tim PKM-KC dari FT Udinus, Dinara Diaz Pramono menjelaskan bahwa Tangan Handsome merupakan sebuah tangan prostetik untuk membantu para anak difabel.
Desain tangan prostetik tersebut didesain layaknya tangan superhero dan dengan bentuk desain yang futuristik agar meningkatkan kepercayaan diri mereka.
“Fungsi alat yang kami ciptakan juga dapat digunakan untuk bermain dan memiliki fungsional untuk menggenggam. selain itu, kami tambahkan juga LED yang berfungsi sebagai tembakan cahaya dan berfungsi untuk senter. terakhir terdapat tembakan air yang dapat berfungsi untuk bermain mereka,” jelasnya.
Ungkap Dinara, proses pembuatan tangan prostetik dan percobaan alat dikerjakan di Laboratorium Rehabilitasi Medis Udinus.
Ketiga mahasiswa FT itu dalam proses pengerjaan alat tersebut membutuhkan waktu sekitar 6 bulan dimulai pada Juli Hingga November.
“Kerja keras dan koordinasi yang baik antar anggota akhirnya membuahkan hasil serta mampu menyelesaikan tangan prostetik ‘Handsome’ dengan kualitas yang luar biasa. Dukungan dari dosen khususnya pembimbing kami juga menambah semangat kami untuk menyelesaikan alat itu,” ungkapnya.
Dalam proses pengerjaan alat Handsome, ketiga mahasiswa mendapatkan bimbingan langsung dari Dosen FT Udinus, Wisnu Adi Prasetyanto ST,M.Eng.
Pembuatan alat itu merupakan salah satu hasil dari kegiatan yang mereka ikuti yakni Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC).
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset Dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek) Dan Direktorat Pembelajaran Dan Kemahasiswaan (Belmawa).
Selain PKM-KC terdapat beberapa jenis PKM lainnya dua diantaranya Pkm Karya Inovatif (PKM-KI) PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK).
Dalam wawancaranya, Pembimbing PKM -KC dengan alt tangan ‘Handsome’ Wisnu Adi Prasetyanto ST,M.Eng mengatakan bahwa kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa sebagai upaya menumbuhkan kreativitas dan inovasi mahasiswa.
Menurut Wisnu, kegiatan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam membentuk karakter mahasiswa.
“Selain itu, keterampilan berpikir serta bertindak mahasiswa akan terbentuk dengan mengikuti kegiatan PKM. Kami berharap mereka mampu menyelesaikan kegiatan ini dengan baik dan maksimal sehingga dapat lolos ke tahap berikutnya,” tutupnya.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026