/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 00:16 WIB
Syahrul atau si manusia silver (baju merah, kanan) saat didampingi pekerja sosial dari Dinas Sosial Kota Cilegon. (Susmiatun Hayati/antara)

SuaraSerang.id - Ia adalah M. Syahrul Wahyudi (19) menderita penyakit kulit karena separuh tubuhnya sering diolesi cat perak sebagai manusia silver. Selain infeksi kulit, M. Syahrul juga menderita penyakit paru-paru dan membutuhkan perawatan medis yang intensif.

Yang paling menyedihkan adalah Syahrul tinggal sendirian di Kota Cilegon tanpa keluarga atau kerabat. Menurut informasi yang dihimpun, Syahrul berada di Cilegon sejak tahun 2017 dan untuk bertahan hidup ia terpaksa menjadi manusia silver (Silverman) kadang juga pengamen jalanan.

Rofi Adelia, pekerja sosial di Dinas Sosial Kota Cilegon, mengatakan bahwa Muhammad Syahrul Wahyudi berusia 19 tahun, ayahnya bernama Muhammad Wahyudi, ibunya bernama Sri Damayanti, adiknya Muhammad Helmi Wahyu.

Syahrul berada di Cilegon sejak tahun 2017 dan bergabung dengan grup Pengamen Jalanan (KPJ)  Cilegon, menjadi pengamen jalanan dan manusia silver.


Menurut Rofi, pada tahun 2018, Syahrul sempat pulang menemui orang tuanya yang beralamat  Warakas 1, dekat jembatan, RT 11 RW 08, gang 23 Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Namun sayangnya Syahrul tidak bertemu dengan orang tuanya karena sudah pindah dan tetangga tidak mengetahui kemana orang tuanya pindah.

Rofi juga menjelaskan, Syahrul juga memberitahu tidak ada kerabat yang bisa menghubungi, neneknya ada di Jawa (tidak tahu persis di mana) dan sudah meninggal. Sejak Syahrul sakit, lanjut Rofi, ia masuk dalam binaan Dinas Sosial Cilegon. 

"Saat ini kami telah melakukan segala kemungkinan dengan melakukan penyelidikan, mencari bantuan medis untuk Syahrul dan berkoordinasi dengan polisi untuk menelusuri identitas Syahrul dan keluarganya melalui Inafis Polres Cilegon. Namun tidak didapatkan hasil, kami juga koordinasi dengan Sudinsos Jakarta Utara, dan Pekerja Sosial Jakarta Utara, untuk melakukan tracing/penulurusan ke alamat yang klien sebutkan, hasilnya adalah Bapak Wahyudi merupakan pendatang. Pihak RT mengatakan sudah lama tidak berkomunikasi dengan bapak Wahyudi (lost contact), karena beliau sudah pindah sejak lama dengan tidak berpamitan dan meninggalkan dokumen identitas apapun," Rofi menjelaskan.


Bagi seseorang yang mengetahui keberadaan orang tua/keluarga Syahrul dapat membantu dan menghubungi 085352833101 (Rofi Adelia, pekerja sosial  Cilegon ).

(Antara)

Baca Juga: PSM Makassar vs Persib Bandung, Peran Nick Kuipers di Bawah Komando Luis Milla Diragukan

Load More