Bisnis / Energi
Kamis, 05 Februari 2026 | 19:24 WIB
Penerapan K3 oleh PT Bukit Asam Tbk. [Dok Bukit Asam]
Baca 10 detik
  • Kementerian ESDM segera menurunkan tim investigasi Inspektorat Tambang terkait kecelakaan kerja di IUP PT Bukit Asam Tbk.
  • Kecelakaan terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026, melibatkan dua dump truck mitra kerja PT PAMA, menyebabkan satu pekerja meninggal.
  • PTBA dan PT PAMA sedang melakukan investigasi mendalam serta meninjau ulang prosedur keselamatan untuk mencegah terulangnya insiden.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menurunkan tim investigasi guna mengumpulkan informasi terkait dengan kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Adanya kecelakaan tersebut diungkap Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno.

"Segera kita luncurkan untuk investigasi kecelakaan oleh Inspektorat Tambang. Terus kemudian mencari akar penyebab dari kecelakaan itu. Terus kemudian diharapkan tidak akan terjadi kecelakaan yang seperti itu," kata Tri saat ditemui wartawan usai usai menghadiri agenda diskusi di Jakarta Selatan pada Kamis (5/2/2026).

Terpisah, Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam Tbk Eko Prayitno membenarkan kecelakaan itu. Disebutnya kecelakaan terjadi pada Sabtu 31 Januari lalu. Peristiwa itu melibatkan dua unit dump truck milik mitra kerja perusahaan, yakni PT Pamapersada Nusantara (PAMA) yang mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia.

"Benar bahwa telah terjadi insiden operasional yang melibatkan dua unit Dump Truck milik mitra kerja kami, PT Pamapersada Nusantara (PAMA)," kata Eko saat dikonfirmasi Suara.com.

Sejumlah langkah telah diambil PTBA, khususnya memastikan hak-hak korban dan keluarga terpenuhi. Di samping itu PTBA dan PT PAMA juga sedang melakukan investigasi.

"Dari tim K3 (SHE) PTBA & PT PAMA sedang melakukan investigasi mendalam dan pengamanan di lokasi kejadian serta peninjauan ulang prosedur keselamatan untuk memastikan penyebab utama kejadian guna mencegah hal serupa terulang kembali," kata Eko.

PTBA juga menyampaikan duka cita atas kepada keluarga korban dalam peristiwa tersebut.

"Segenap manajemen PTBA menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini. Doa dan dukungan terbaik kami tujukan bagi keluarga Almarhum agar diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Eko.

Baca Juga: Gasifikasi Batu Bara, Pekerjaan Rumah Tertunda Bukit Asam

Load More