- Kementerian ESDM segera menurunkan tim investigasi Inspektorat Tambang terkait kecelakaan kerja di IUP PT Bukit Asam Tbk.
- Kecelakaan terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026, melibatkan dua dump truck mitra kerja PT PAMA, menyebabkan satu pekerja meninggal.
- PTBA dan PT PAMA sedang melakukan investigasi mendalam serta meninjau ulang prosedur keselamatan untuk mencegah terulangnya insiden.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menurunkan tim investigasi guna mengumpulkan informasi terkait dengan kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Adanya kecelakaan tersebut diungkap Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno.
"Segera kita luncurkan untuk investigasi kecelakaan oleh Inspektorat Tambang. Terus kemudian mencari akar penyebab dari kecelakaan itu. Terus kemudian diharapkan tidak akan terjadi kecelakaan yang seperti itu," kata Tri saat ditemui wartawan usai usai menghadiri agenda diskusi di Jakarta Selatan pada Kamis (5/2/2026).
Terpisah, Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam Tbk Eko Prayitno membenarkan kecelakaan itu. Disebutnya kecelakaan terjadi pada Sabtu 31 Januari lalu. Peristiwa itu melibatkan dua unit dump truck milik mitra kerja perusahaan, yakni PT Pamapersada Nusantara (PAMA) yang mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia.
"Benar bahwa telah terjadi insiden operasional yang melibatkan dua unit Dump Truck milik mitra kerja kami, PT Pamapersada Nusantara (PAMA)," kata Eko saat dikonfirmasi Suara.com.
Sejumlah langkah telah diambil PTBA, khususnya memastikan hak-hak korban dan keluarga terpenuhi. Di samping itu PTBA dan PT PAMA juga sedang melakukan investigasi.
"Dari tim K3 (SHE) PTBA & PT PAMA sedang melakukan investigasi mendalam dan pengamanan di lokasi kejadian serta peninjauan ulang prosedur keselamatan untuk memastikan penyebab utama kejadian guna mencegah hal serupa terulang kembali," kata Eko.
PTBA juga menyampaikan duka cita atas kepada keluarga korban dalam peristiwa tersebut.
"Segenap manajemen PTBA menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini. Doa dan dukungan terbaik kami tujukan bagi keluarga Almarhum agar diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Eko.
Baca Juga: Gasifikasi Batu Bara, Pekerjaan Rumah Tertunda Bukit Asam
Berita Terkait
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Wamen ESDM Gandeng PPATK Usut Aliran Dana Tambang Ilegal Rp992 Triliun
-
Jamin Kepastian Usaha, Pengalihan Tambang Emas Martabe ke Perminas Tunggu Hasil Evaluasi
-
Wamen ESDM: Pembayaran Kompensasi BBM dan Listrik 2026 Berubah Jadi Sebulan Sekali
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari
-
Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya
-
Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik