- Kelompok suporter Curva Nord Inter Milan mengirimkan spanduk dukungan moral kepada kiper Cremonese, Emil Audero, korban insiden petasan.
- Aparat kepolisian Italia berhasil menangkap seorang ultras Inter berusia 19 tahun terkait pelemparan petasan tersebut di Milan.
- Polisi mengklarifikasi bahwa pelaku yang ditangkap berbeda dengan suporter lain yang terluka karena ledakan petasan di tangannya sendiri.
Suara.com - Kelompok suporter Inter Milan, Curva Nord, menyampaikan pesan solidaritas kepada kiper Cremonese, Emil Audero, yang menjadi korban insiden petasan dalam laga Serie A akhir pekan lalu.
Pesan tersebut muncul dalam bentuk spanduk bertuliskan 'Vicinanza e rispetto per Emil Audero' atau dalma bahasa Indonesia, 'Kedekatan dan rasa hormat untuk Emil Audero', yang fotonya diunggah melalui media sosial oleh Nino Ciccarelli.
Nino Ciccarelli dikenal sebagai salah satu tokoh penting di Curva Nord sekaligus pemimpin kelompok ultras Viking.
Unggahan tersebut memperlihatkan dukungan moral kepada Audero setelah sang kiper sempat terdampak ledakan petasan saat pertandingan Cremonese vs Inter.
Insiden itu sebelumnya memaksa wasit menghentikan laga selama beberapa menit demi memastikan kondisi Audero serta situasi keamanan di stadion.
Dalam pernyataan sebelumnya, Ciccarelli juga menegaskan bahwa suporter yang ditangkap karena melempar petasan bukan bagian dari kelompok Viking, meski sempat muncul spekulasi awal yang mengaitkan pelaku dengan faksi ultras tersebut.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar sekaligus menjaga nama kelompok mereka dari tudingan langsung.
Sementra itu, dlansir dari Chiamamicitta.it, Aparat kepolisian Italia memastikan telah menangkap seorang ultras Inter berusia 19 tahun yang diduga sebagai pelaku pelemparan.
Penangkapan dilakukan oleh unit Digos (polisi intelijen Italia) di Milan pada Selasa (4/2/2026) waktu setempat.
Baca Juga: Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?
Remaja tersebut diketahui dekat dengan kelompok ultras Inter, Viking, yang berbasis di Curva Nord Stadion San Siro. Ia ditangkap berdasarkan perintah jaksa Milan, Francesco Cajani.
Identitas pelaku terungkap setelah polisi menganalisis rekaman kamera pengawas stadion.
Bukti visual itu disebut cukup kuat untuk memastikan keterlibatan pelaku dalam aksi pelemparan petasan yang membuat Audero sempat terhuyung.
Saat ini, pelaku ditahan di penjara San Vittore, Milan, dan dijadwalkan menjalani sidang konfirmasi penahanan.
Pihak berwenang menegaskan bahwa pelaku bukanlah suporter lain yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit akibat petasan yang meledak di tangannya sendiri.
Suporter yang terluka tersebut diketahui berasal dari wilayah Cesena dan terdaftar sebagai anggota Inter Club San Marino. Ia memegang petasan berbeda yang meledak sebelum sempat dilempar.
Dengan demikian, polisi memastikan dua insiden terpisah terjadi pada laga tersebut.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?
-
Emil Audero Ceritakan Detik-detik Flare Meledak di Dekatnya: Saya Tak Bisa Menghindar
-
Apa Kabar Luke Xavier Keet? Pemain Diaspora yang Kini Jadi Pengangguran
-
Maarten Paes Jadi Inspirasi, Kiper Muda Ajax Siap Belajar dari Seniornya
-
Mauro Zijlstra Bicara Soal Adaptasi Usai Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
-
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di Stadion GBK Awal Agustus 2026
-
Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar