Do Kwon, yang juga pendiri platform blockchain Terraform Labs, telah dituduh menipu investor ketika nilainya turun di bawah $1 per koin.
Pengadilan di Korea Selatan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Do Kwon, pemilik dan pengembang utama cryptocurrency Terra Luna dan TerraUSD. Dimana nilai kedua token ini amblas pada Mei 2022 di pasar kripto.
"Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk enam orang, termasuk Do Kwon, yang saat ini tinggal di Singapura," ungkap juru bicara kantor kejaksaan Korea Selatan seperti dikutip CNBCIndonesia, Rabu (14 September 2022).
Surat perintah penangkapan muncul setelah penyelidikan selama berbulan-bulan, termasuk penggeledahan dan penyitaan di kantor terkait dan penukaran mata uang kripto lokal.
TerraUSD, yang disebut stablecoin yang pernah berada di antara 10 cryptocurrency teratas di dunia berdasarkan nilai pasar, hingga mematok harga koin menjadi $1. Namun, nilainya terus turun hingga di bawah $1, hingga berimbas juga dengan menyeret token Terra Luna yang turut jatuh ke bawah.
Akibat dari gejolak pasar yang terjadi itu menyebabkan kegagalan dibeberapa perusahaan kripto besar termasuk pemberi pinjaman kripto AS Celsius dan manajer dana kripto yang berbasis di Singapura, Three Arrows Capital.
Dalam sebuah wawancara dengan platform crypto media, Coinage saat Agustus yang lalu, Do Kwon mengatakan bahwa dirinya telah pindah ke Singapura karena mengkhawatirkan keselamatan keluarganya, serta menolak saran bahwa kepindahannya itu karena kecelakaan atau upaya untuk menghindari penyelidik Kejaksaan Korea Selatan.
Diketahui sebelumnya, Do Kwon pernah mengungkapkan bahwa hampir seluruh hartanya habis bersamaan dengan jatuhnya Terra dan LUNA serta TerraUSD .
"Saya tidak mau memberikan kesan kehilangan yang lebih besar, dalam hal dampak emosional, dibandingkan dengan orang yang tidak punya banyak untuk sehari-hari lalu kehilangan seluruh tabungannya saat Terra anjlok.” ungkapnya.
Baca Juga: Sempat Viral ASN Tendang motor wanita hingga Terjungkal, Kini Ditangkap Polisi
"Namun, saya ingin menegaskan arti Terra dan Luna, maksud saya, ini pada intinya adalah hidup saya. Saya melakukan apa yang saya percaya. Saya bertaruh besar, dan saya pikir saya kalah." ujar Do Kwon.
****
Tag
Berita Terkait
-
Startup Bursa Kripto Indonesia, Reku Tunjuk Suami Maudy Ayundya Sebagai COO
-
Diduga Kena Retas, Data 50.000 Pengguna Indodax Disebar di Internet
-
Mengapa Bitcoin, Ethereum, dan Shiba Inu Turun Hari Ini
-
Darktracer Bantu Lacak Lewat Transaksi Wallet Kripto Bjorka
-
Kemendag: Pertumbuhan nilai Transaksi Kripto Indonesia Luar Biasa
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dari Istanbul yang Dinamis hingga Antalya yang Hangat: Intip Wajah Wisata Turki Tahun Ini
-
Membaca Pachinko: Metafora Keberuntungan dan Luka Sejarah yang Abadi
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami
-
5 Merek HP Terlaris Global Q1 2026 Versi Counterpoint: Apple Memimpin, Samsung Nomor 2
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Aksi Warga Rohil di Rumah Terduga Bandar Narkoba Reda, Publik Sindir Kinerja Aparat
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
Fantastis! Justin Bieber Dibayar Rp170 Miliar Jadi Headliner Coachella 2026
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo