Timnas Indonesia akan menjamu tim peringkat FIFA ke-84, Curacao pada laga kedua FIFA Match Day di Stadion Pakansari, Bogor. Laga Timnas Indonesis vs Curacao di Pakansari akan berlangsung pada 27 September mendatang.
Penggunaan Stadion Pakansari sebagai tempat untuk menjamu tim asal Amerika Tengah itu rupanya mendapat kritik pedas dari media luar negeri.
Salah satu media Vietnam, tienphong.vn seperti dikutip SuaraBogor.id menyebut bahwa Stadion Pakansari ialah lapangan dengan standar distrik atau kampung.
"Tim Indonesia menggunakan lapangan sepak bola tingkat distrik untuk menyambut tim Amerika Tengah," tulis media lokal Vietnam tersebut.
Pemberitaan media lokal Vietnam itu mengacu pada protes yang dilakukan sejumlah suporter kepada PSSI terkait pemilihan Stadion Pakansari.
"Apakah stadion ini menjadi tempat yang layak untuk jadi tuan rumah FIFA Match Day. Tidak masalah jika hujan, karena yang penting Pak Iriawan mencapai ambisinya," tulis media Vietnam itu mengutip dari cuitan netizen terkait pemilihan Stadion Pakansari.
Penunjukan Stadion Pakansari untuk menjadi tempat laga Timnas Indonesia vs Curacao memang jadi sorotan publik.
Stadiun Tergenang Air Hujan
Stadion Pakansari misalnya tergenang air saat melangsung pertandingan Liga 1 antara Rans Nusantara vs Persik, Sabtu 10 September 2022.
Baca Juga: UU PDP Tak Menjamin Data Pribadi Aman Dari Kebocoran
Hujan deras yang mengguyur Bogor membuat sejumlah titik di lapangan tergenang air. Kondisi ini pun membuat netizen ramai membicarakan soal drainase lapangan di Pakansari.
Bahkan ada netizen yang menyindir PSSI soal harga sewa Stadion Pakansari. Mereka menyebut PSSI memilih Pakansari karena harga sewa yang lebih murah.
Media Vietnam itu juga kemudian mengutip pernyataan dari pelatih Rahmad Darmawan, pelatih Rans Nusantara usai pertandingan di Stadion Pakansari melawan Persik.
"Kondisi lapangan sepak bola saat ini. Setiap kali hujan, lapangan penuh dengan genangan air sehingga menyulitkan tim untuk bermain," ucap Rahmad Darmawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
Jadwal Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Kamis 26 Februari 2026
-
Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Unggahan Istri Gubernur Kaltim Singgung Kedengkian
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Elegan untuk Buka Bersama
-
Hasil Tes Urine Sopir Calya Ugal-ugalan Bersih Zat Adiktif, Tapi Ditemukan Benda Ini di Mobil
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Jarang Didekati Cewek, Lee Dong Wook Merasa Insecure
-
Polisi Hentikan Laporan Yoni Dores, Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia