Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto baru-baru ini mendapat surat pemanggilan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyoal dana Komcad Rp 1 triliun.
Prabowo Subianto sejak menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) RI, sejumlah program pertahanan negara ia sodorkan. Termasuk program komponen cadangan (Komcad).
Program komponen cadangan (Komcad) tersebut dalam koreksi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, sebab anggaran dana tersebut sekitar Rp 1 triliun.
"Sudah kami surati ke menterinya dan sudah ditindaklanjuti," tutur Nyoman Adhi Suryadana, anggota BPK RI, Senin (1/11/2022).
BPK kata Nyoman Adhi Suryadana, mengoreksi beberapa hal terkait program Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, salah satu terkait anggaran Komcad yang bersifat administratif.
Pemeriksaan tersebut pihaknya sudah melakukan secara bertahap dan telah mereka tindaklanjuti. Hanya saja ada beberapa tahapan yang belum dan sangat perlu koreksi terkait realisasi di lapangan, seperti apa rulenya.
"Pelaksanaan secara bertahap ini ada beberapa koreksi terkait dengan pelaksanaannya, tapi koreksi bersifat administratif dan ada koreksi-koreksi lain yang sudah ditindaklanjuti," ujar Adhi.
Nyoman Adhi Suryadana menyebut, andaikata Komcad hadir sebagai pelindung negara, menurutnya itu bagus. Sebab memperkuat pertahanan negara serta mencegah ancaman baik dalam maupun luar.
Sambung Adhi, Komcad program Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melibatkan masyarakat serta wajib dan miliki hak serta bertanggung jawab.
Baca Juga: Suami Numpang Hidup Hingga Diramal Selingkuh, Ria Ricis Sebut Musyrik
"Kalau kami perhatikan, Komcad punya peran melindungi negara, bukan militer saja," tutur Nyoman Adhi Suryadana.
"Ini sedang kami koreksi dan sudah surati Menhan," cakapnya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/11/2022).*
[Suara.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Fenomena Downshifting: Saat Gen Z Mulai Memilih Hidup yang Lebih Sederhana
-
Mengenal 11 Bangian Luar dan Dalam Mata Beserta Fungsinya
-
Retorika dan Ketahanan Feminis dalam Film 'The Odyssey'
-
Feng Shui Agar Uang yang Masuk Tidak Cepat Habis, Coba 7 Cara Ini di Rumah
-
Transaksi Jam 6 Sore di BRImo Bisa Dapat Cashback Token Listrik, Klaim Sekarang!
-
Suami Cari Istri Korban Banjir Bandang Tibet, Minta Pemerintah Australia, Nepal, dan China Terbuka
-
Cuan dari Emas, Laba Bersih ANTAM Tembus Rp6,91 Triliun di Semester I/2026
-
Aksi Curi Motor di Duren Sawit Gagal, Pelaku Mabuk Kepergok Warga hingga Dipukuli
-
4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
-
Viral! Akun Resmi Jokowi Mendadak Repost Konten Melva Pardede Lalu Dihapus Lagi, Ada Apa?