/
Senin, 28 November 2022 | 16:35 WIB
Terdakwa Ferdy Sambo peluk Putri Candrawathi pelukan (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww)

Terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J, Arif Rahman Arifin mengaku kalau wajah terdakwa Ferdy Sambo merah marah ketika ia bertemu di kediamannya.

Hal itu terungkap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (28/11/2022), saat Arif memberikan kesaksian di depan majelis hakim, JPU dan pengacara lainnya.

Arif ketika itu sempat diam, ketika melihat muka merah marah Ferdy Sambo, bekas Kadiv Propam Polri itu.

Pengakuan Arif, Ferdy Sambo sempat membuat mereka terdiam ketika Ferdy Sambo berpesan, jika CCTV itu bocor atau jatuh ke tangan yang lain. Mereka itu adalah  Chuck, Baiquni, dan Ridwan.

"Berarti kalau sampai bocor, kalian berempatlah yang bocorin," ucap Arif menirukan kalimat suami Putri Candrawathi.

"Saya diam saja karena beliau mukanya seperti sudah merah marah gitu," sambung Arif.

Masih dalam persidangan itu, Arif mengungkapkan sebelum mantan Jenderal Bintang Dua itu keluar bareng mantan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan.

"Pas kami berdiri, Pak Ferdy kemudian ngomong, ‘Kamu pastikan itu nanti semuanya sudah musnah’, begitu,” kata Arif.

Rekaman DVR CCTV kata Arif mengaku ke Sambo kalau menyimpannya di laptop Baiquni dengan flashdisk yang menempel di laptop.

Baca Juga: Ajudan Ferdy Sambo Mengaku Ngeri Lihat Mayat Brigadir J

Ferdy Sambo Menangis

Terdakwa Arif Rahman Arifin saat menjalani kasus obstruction of justice Ferdy Sambo di PN Jaksel. (sumber: Suara.com/Arga)

Sebelum mewanti-wanti Arifin dan yang lainnya, Ferdy Sambo saat di kediaman di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Sempat terduduk dan menangis, bahkan mengaku ia sebagai bintang dua tidak dapat menjaga keluarganya.

Ferdy Sambo menangis terungkap di persidangan saat agenda sidang terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J, Arif Rahman Arifin.

Ferdy Sambo, terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, ternyata sempat menangis aku Arfi di PN Jaksel, Senin (28/11/2022).

Arif Rahman Arifin mengatakan, kalau mantan pemilik bintang emas di pundak di Mabes Polri itu sempat menangis saat memandang foto keluarga.

"Beliau melihat foto, di kursi beliau ada foto di belakangnya itu, foto keluarganya, terus menangis,” ungkap Arif memberi kesaksian di depan majelis hakim.

Bukan saja menangis, Ferdy Sambo melakukan itu (pembunuhan-red) demi menjaga martabat dan kehormatan keluarganya.

Load More