/
Selasa, 20 Desember 2022 | 09:48 WIB
Ilusteasi judi bola (pixabay)

Pesta akbar turnamen sepak bola empat tahunan Piala Dunia di Qatar baru saja usai dengan Argentina sebagai kampiun usai mengandaskan impian juara bertahan Prancis dalam laga puncak melalui drama adu penalti.

Terlepas dari semua itu, terdapat sisi menarik lainnya dari hajatan paling bergengsi di muka bumi. Perputaran uang selama turnamen di meja judi mencapai hingga ratusan triliun rupiah.

Melansir dari Telegraph nilai perputaran uang segilintir orang mencari cuan dalam perhelatan Piala Dunia Qatar 2022 mencapai USD 35 miliar atau bila dirupiahkan setara Rp 546 triliun (kurs Rp15.600). Nilai tersebut naik sekitar 65% bila dibandingkan dengan turnamen yang sama empat tahun lalu di Rusia.

Ilustrasi Judi Bola (sumber: Shutterstock)

Menurut analis Barclays kenaikan nilai judi tersebut karena penyelenggaraan piala dunia dipindah ke musim dingin. Untuk diketahui, piala dunia 2022 memang dipindah ke musim dingin guna menghindari suhu panas di Qatar.

"Digelarnya Piala Dunia di musim dingin membantu peningkatan booking judi online karena lebih sedikit orang Eropa yang berlibur di musim dingin, sehingga orang bisa bertaruh tanpa gangguan," jelas Barclays.

Disamping itu, kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang melegalkan judi bola turut mempengaruhi aktivitas judi selama piala dunia.

Setidaknya, ada sekitar 132 juta warga AS yang dilegalkan dalam berjudi bola, angka itu naik drastis bila disandingkan dengan Piala Dunia Rusia 2018 lalu yang hanya berada di angka 10 juta orang.

Load More