Suara.com - Selain gelar juara Piala Dunia 2022, Emiliano Martínez juga diganjar penghargaan kiper terbaik. Tapi, selebrasinya saat menerima penghargaan ini jadi sorotan.
Kiper milik Aston Villa tersebut sukses mengawinkan gelar kiper terbaik dan juara Piala Dunia 2022 bersama Timnas Argentina pada Minggu (18/12/2022).
Sosok yang akrab disapa Emi Martinez tersebut menjadi sosok penting keberhasilan La Albiceleste menumbangkan Prancis lewat adu penalti.
Beberapa penyelamatan gemilang memang dilakukan oleh Emi Martinez di laga final. Seperti menepis tembakan bintang muda Prancis, Randal Koll Muani di masa injury time babak tambahan.
Setelah itu, Emi Martinez juga sukses menepis tendangan Kingsley Coman di babak adu penalti. Argentina pun dipastikan keluar jadi juara usai menang dengan skor 4-2.
Emi Martinez pun naik ke podium lebih dulu untuk menerima penghargaan sarung tangan emas. Penghargaan ini sendiri terbilang layak jika melihat penampilan impresifnya selama bermain di Qatar.
Pada awalnya, prosesi penyerahan gelar kiper terbaik Piala Dunia 2022 berjalan normal-normal saja. Namun, kiper 32 tahun itu justru menyita perhatian saat hendak turun dari podium.
Emi Martinez melakukan selebrasi vulgar ke arah tribune suporter Prancis dengan meletakkan trofi sarung tangan emas miliknya di depan kemaluannya dan menampakkan ekspresi pongah.
Sontak selebrasi vulgar itu jadi sorotan. Tidak sedikit warga net mengecam aksi eks kiper Arsenal tersebut karena dinilai tidak sopan dan merendahkan lawan.
Baca Juga: Ogah Bela Timnas Prancis Lagi, Karim Benzema Resmi Pensiun
Menyoal selebrasi ini, Emi Martinez ternyata punya penjelasan sendiri. Ia mengaku memang sengaja melakukan selebrasi vulgar tersebut untuk membungkam suporter Prancis.
"Saya melakukan itu (selebrasi vulgar) karena orang-orang Prancis mencemooh saya. Tapi hal itu memengaruhi saya," jelas Emi Martinez dilansir Marca.
Penulis: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey