Putra Presiden Jokowi atau Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tertangkap kamera sedang berbulan madu di Paris, Prancis.
Walau sempat lima hari lalu, Kaesang dan Erina menghapus unggahan lokasi bulan madu pengantin baru itu. Hanya saja netizen tidak habis pikir dengan brand mahal yang Erina Gudono pakai.
Menurut netizen, menantu Jokowi telah abaikan pesan Jokowi, yang mengharuskan untuk memakai produk atau brand lokal.
Kedua pasangan itu tertangkap sedang menikmati liburan di luar negeri, tepatnya di negara salah satu pemain Piala Dunia 2022, Kylian Mbappé.
Pada tangkapan kamera itu, tampak Kaesang dan Erina sedang asyik liburan dengan memakai jaket tebal nuansa musim dingin.
Pamer kemesraan pasangan suami istri tersebut, warganet salfok dengan tas bawaan Erina, menantu Iriana Jokowi. Ia tampak menenteng tas branded atau produk luar negeri Louis Vuitton buatan Prancis.
Memang tidak seutuhnya terlihat, akan tetapi dari strap tersebut terlihat tulisan VUITTON. Yang telah tertutup oleh Erina.
Guna memastikan hal itu, serang.suara.com kemudian melacak tas branded VUITTON tersebut. Setelah melakukan pencocokan visual image.
Saat identifikasi itu, tentengan Erina merupakan tas jenis Speedy Bandoulière 20. Ukuran sangat kecil dan memang pas untuk dibawa berpergian saat santai.
Baca Juga: Segini Biaya Private Jet Tua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina waktu Kondangan Kaesang-Erina
Harga tas tersebut juga tidak main-main, mencapai puluhan juta seperti yang tertera di laman resmi e-commerce LV.
Tertulis pada angka tersebut jika dikonversi ke mata uang Indonesia seharga Rp33,5 juta.
Desain Tas Louis Vuitton
Secara bentuk tas itu mudah digenggam dan desainnya terbuat dari kanvas Monogram dengan trim kulit sapi sebagai lapisannya.
Kemudian pada strap atau tali tas berdesain tekstil lebar, dan mudah dilepas. Apalagi tas itu juga menganut gaya klasik seperti tas mahal pada biasanya buatan Indonesia.
Tas Louis Vuitton buatan Prancis acap dipakai para selebriti ternama di Indonesia. Termasuk beberapa barang branded simpanan Luna Maya, selain Gucci atau Dior.
Walau demikian menurut netizen sangat bertentangan dengan anjuran atau pesan dari Presiden Jokowi. Yang menganjurkan agar memakai dan membeli produk dalam negeri.
Pesan itu Presiden Jokowi sampaikan di tahun 2021 dan juga di tahun 2015, ketika menjabat sebagai kepala negara di periode pertama 2014-2019.
Bagaimana menurut pendapat para sobat Serang.Suara.com terkait barang mewah bawaan Erina Gudono, istri Kaesang Pangarep itu? [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga