Jelang perayaan HUT ke-50 PDI Perjuangan, 10 Januari 2023 mendatang. Publik menunggu surprise dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Informasinya Ketum PDI Perjuangan Megawati bakal mengumumkan nama bakal calon presiden, dua nama masuk dalam bursa pencalonan, yakni Puan Maharani Ketua DPR RI dan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah.
Walau belum ada yang mengetahui siapa capres di Pilpres 2024 dari PDIP, akan tetapi menurut pengamat politik Unand, Asrinaldi suara kader harus jelas buat siapa nantinya.
Hal itu kata Asrinaldi melansir dari Teraskabar.com, Sabtu 7 Januari 2023 yang mengemukakan, bahwa kader PDI Perjuangan di Padang dan Sumatera Barat harus melihat kondisi.
Menurut pengamat politik Asrinaldi, di antara nama bakal calon usungan PDIP baik itu Ganjar Pranowo dan Puan Maharani (kader murni-red), keduanya memiliki plus dan minus.
Akan tetapi menurut Asrinaldi, nama Ganjar Pranowo di Sumatera Barat (Sumbar) lebih dominan, salah satu alasannya, "Saya pikir Ganjar Pranowo lebih hamble dan punya prestasi, karena orang Minang cukup rasional".
"Tentunya nama Ganjar punya peluang di Sumatera Barat ketimbang Puan Maharani," ujar pengamat politik Unand, Asrinaldi di Padang, Sabtu (7/1/2023).
Andaikata bukan nam Puan Maharani yang keluar sebagai capres dari Ketua Umum PD-P Megawati Soekarno Putri, dalam pandangan Asrinaldi akan ada dampak buruk di internal PDI Perjuangan.
Berkemungkinan, trah Soekarno terkikis secara bertahap, sebab sudah dua kali pencalonan presiden usungan PDI Perjuangan bukan langsung kader murni, melainkan figur lain yang kemudian dianggap kader.
Baca Juga: Dikabarkan Dekat dengan Gading Marten, Luna Maya Mulai Sibuk Kepoin Gempi
Dosen ilmu politik Unand di Padang menggambarkan, kasus itu akan sama dengan Partai Golkar di 2014 lalu. "Ketika tidak ada yang layak (kader-red), maka ia mendukung calon presiden lain, yang waktu itu Prabowo Subianto," ungkapnya.
Posisi PDI Perjuangan saat ini dilematis. Antara loyalitas dan kekuasaan (pemerintahan-red). Asrinaldi menduga bahwa nam bakal calon yang keluar adalah sosok figur yang menjual namanya.
"Kedua nama itu memang menjual, akan tetapi PDI tentu tidak ingin kehilangan kekuasaan sebagai misi partai politik kebanyakan," ungkapnya lagi.
Sejauh ini Ganjar Pranowo telah menembus 30 persen suara atau elektabilitas berada di atas puncak. Menyusul Anies Baswedan, selanjutnya Prabowo Subianto. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Terkini
-
5 Ide Kado Valentine untuk Suami atau Istri, Bikin Hubungan Makin Harmonis
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia
-
7 Persiapan Wajib Sebelum Ramadan Tiba, Jangan Sampai Ketinggalan Hikmahnya!
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
5 Shio Paling Mujur dan Hoki Besok 5 Februari 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk!
-
Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme
-
Tongkat Sihir Debut Singel Katyana: Metafora Manisnnya Jatuh Cinta Pertama Kali
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar