Prabowo Subianto tidak main-main lagi buat maju di Pilpres 2024 mendatang. Sebagai langkah serius dari pimpinan partai itu dengan gandeng Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Bukti keseriusan Ketum Partai Gerindra tersebut dengan meresmikan sekretariat bersama (Sekber) koalisi Gerindra-PKB. Menurut, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, Prabowo Subianto sudah memberi bukti langkah akan maju di Pemilu 2024.
Akan tetapi Chaniago menyisakan tanya kepada publik, bilamana Muhaimin Iskandar atau dengan sapaan akrab Cak Imin bergandengan dengan Prabowo dalam koalisi itu.
Ia mengakui Prabowo Subianto seorang pemberani dengan mendirikan Sekber Koalisi Gerindra dan PKB yang dipimpin Cak Imin.
"Beda halnya dengan parpol lainnya yang sudah membentuk koalisi tapi belum berani tampil menyatakan siap menghadapi Pilpres 2024," kata Arifki Chaniago, Selasa (24/1/2023).
Koalisi lain sebut Arifki Chaniago, masih sibuk dalam menentukan siapa yang bakal jadi capres dan cawapres buat berlaga di Pilpres mendatang.
Arifki Chaniago dengan gamblang menyebut, Muhaimin Iskandar merupakan tokoh utama dengan posisi tawar sebagai cawapres di Pilpres mendatang dari PKB. Ini merupakan kesempatan emas bagi Cak Imin.
Prabowo tentunya, sambung Chaniago sudah dengan matang memilih Cak Imin sebagai partner melaju di pemilihan presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.
Sejauh ini memang Prabowo Subianto kata Arifki masih tersendat akan elektabilitas, karena sebagian pendukung di Pilpres 2014 beralih ke Anies Baswedan usungan NasDem.
Baca Juga: Gempa Cianjur Terkini Kuat Terasa di Kota Sukabumi, BPBD: Masih Pendataan
Sehingga menurut kacamata Arifki Chaniago, perlu mencari sosok yang memiliki elektabilitas tinggi, dan salah satunya itu Muhaimin Iskandar, guna menarik basis Jawa Timur.
Ini memang sangat dilematis bagi Cak Imin sebagai cawapres dari hasil Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Sebab, di Jawa Timur pada pemilihan presiden beberapa tahun lalu, Prabowo sedikit mendapatkan suara.
"Nah, mungkinkah Prabowo Subianto maju sebagai capres hanya sekadar dampak dari ekor jas di Pilpres mendatang? dan atau memang sebagai misi Partai Gerindra untuk bisa memenangkan Pilpres? Jika kemudian adalah sebagai tujuan menang Pilpres 2024 sudah barang tentu penentuan cawapres sangat dilematis," tutur Arifki Chaniago.
Sebelumnya Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto meresmikan gedung kantor Sekber Gerindra-PKB, yang berjarak beberapa meter dari rumah dinas Wakil Presiden, Jalan Ki Mangunsarkoro Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 23 Januari, 2023. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
4 Rekomendasi Parfum Wangi Mirip Prada Paradoxe, Harga Jauh Lebih Murah
-
7 HP Realme Murah dengan Baterai Jumbo dan Spesifikasi Mantap
-
Bahlil Pastikan Stok LPG Aman di Atas 10 Hari
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
5 Keunggulan Adidas Adizero Pro Evo 2, Sepatu Lari Kelas Dunia Harga Rp9 Juta
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Dirilis, Peluang Timnas Indonesia Juara Terbuka Lebar
-
Viral! Cinta Segitiga Berakhir Tragis, Pemakaman Berubah Jadi Arena Baku Hantam
-
Gebrakan Prabowo: 'Sulap' Sawit Hingga Jelantah Jadi Avtur Pesawat, Siapkan Investasi Besar-besaran!
-
Sinopsis Ten Strokes to You, Drama Terbaru Shison Jun dan Nimura Sawa
-
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kurangi Plastik Sekali Pakai