/
Minggu, 29 Januari 2023 | 13:18 WIB
Bus Persis Solo dilempari batu usai laga kontra Persita Tangerang (Tangkapan layar/IG: @gavinkwanadsit)

Buntut terhadap pelemparan bus yang membawa pemain dan official Persis Solo pasca pertandingan melawan Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (27/1/2023) malam, Kabupaten Tangerang, polisi berhasil meringkus tujuh orang terduga pelaku pelemparan.

Video penyerang bus oleh lah oknum suporter tersebut viral dan membuat geram publik serta pecinta sepak bola tanah air.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Faisal Febrianto mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Dia pun tidak menampik kemungkinan akan ada pelaku lain yang akan diamankan atas perbuatannya.

"Sudah diamankan tujuh orang dan masih kita kembangkan," kata Faisal kepada wartawan, Minggu (29/1/2023).

Ketujuh tersangka tersebut hingga saat ini masih diperiksa oleh penyidik. Mereka dikenakan pasal 170 KHUP.

"Terhadap pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHP perusakan dan penganiayaan secara bersama-sama terhadap bus dan pemain dan Tim Persis Solo," katanya.

Pelemparan batu oleh oknum suporter ini sempat terekam video dan viral di media sosial twitter. Salah satu yang menggunggah adalah akun @mafiawasit

di dalam video tersebut terlihat sejumlah suporter yang berkumpul menunggu kedatangan bus Persis Solo. Ketika bus yang membawa pemain dan official Laskar Sambernyawa melintas mereka melakukan penyerangan dengan melempar batu.

Ditempat lain, pemilik Persis Solo Kaesang Pangarep yang mengetahui bus klub miliknya mendapat pelemparan batu usai bertarung dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Liga 1 membuat cuit di Twitter dan mentandai akun resmi Persita Tangerang.

Baca Juga: Polisi Tangerang Selatan Tangkap 7 Terduga Pelaku Pelemparan Bus Persis Solo

"Woi @persitajuara," tulis Kaesang pada akun twitternya.

Kaesang terlihat geram dengan ulah suporter Pendekar Cisadane itu terlebih mereka tidak mempunyai sejarah rivalitas perseteruan antar suporter.

Kendati demikian dia meminta seluruh elemen suporter Persis Solo tidak membalasnya bila Persita tandang ke daerah Solo atau Jawa Tengah. Hal itu diutarakan menjawab menjawab cuitan pengemar Persis Solo.

"Ga usah dibales. Tunjukkan sepak bola bisa menjadi media pemersatu," timpalnya.

Load More