Buntut terhadap pelemparan bus yang membawa pemain dan official Persis Solo pasca pertandingan melawan Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (27/1/2023) malam, Kabupaten Tangerang, polisi berhasil meringkus tujuh orang terduga pelaku pelemparan.
Video penyerang bus oleh lah oknum suporter tersebut viral dan membuat geram publik serta pecinta sepak bola tanah air.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Faisal Febrianto mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Dia pun tidak menampik kemungkinan akan ada pelaku lain yang akan diamankan atas perbuatannya.
"Sudah diamankan tujuh orang dan masih kita kembangkan," kata Faisal kepada wartawan, Minggu (29/1/2023).
Ketujuh tersangka tersebut hingga saat ini masih diperiksa oleh penyidik. Mereka dikenakan pasal 170 KHUP.
"Terhadap pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHP perusakan dan penganiayaan secara bersama-sama terhadap bus dan pemain dan Tim Persis Solo," katanya.
Pelemparan batu oleh oknum suporter ini sempat terekam video dan viral di media sosial twitter. Salah satu yang menggunggah adalah akun @mafiawasit
di dalam video tersebut terlihat sejumlah suporter yang berkumpul menunggu kedatangan bus Persis Solo. Ketika bus yang membawa pemain dan official Laskar Sambernyawa melintas mereka melakukan penyerangan dengan melempar batu.
Ditempat lain, pemilik Persis Solo Kaesang Pangarep yang mengetahui bus klub miliknya mendapat pelemparan batu usai bertarung dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Liga 1 membuat cuit di Twitter dan mentandai akun resmi Persita Tangerang.
Baca Juga: Polisi Tangerang Selatan Tangkap 7 Terduga Pelaku Pelemparan Bus Persis Solo
"Woi @persitajuara," tulis Kaesang pada akun twitternya.
Kaesang terlihat geram dengan ulah suporter Pendekar Cisadane itu terlebih mereka tidak mempunyai sejarah rivalitas perseteruan antar suporter.
Kendati demikian dia meminta seluruh elemen suporter Persis Solo tidak membalasnya bila Persita tandang ke daerah Solo atau Jawa Tengah. Hal itu diutarakan menjawab menjawab cuitan pengemar Persis Solo.
"Ga usah dibales. Tunjukkan sepak bola bisa menjadi media pemersatu," timpalnya.
Berita Terkait
-
Polisi Tangerang Selatan Tangkap 7 Terduga Pelaku Pelemparan Bus Persis Solo
-
Bus Pemain Persis Solo Dilempari Suporter Pendekar Cisadane, Kaesang Pangarep Semprit Akun Twitter Persita
-
Profil Ferdinand Sinaga, Pemain Persis Solo yang Diduga Bogem Pelaku Pelemparan Batu
-
Thomas Doll: Persija Sudah Dapatkan Ritme Permainan
-
Aksi Lempar Bus Persis Solo Makan Korban, Polisi Tangkap Terduga Oknum Suporter Persita
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026