Setelah Perusahaan JD.ID melakukan dua kali PHK di Bulan Mei dan Desember, perusahaan e-commerce ini menerbitkan pengumuman resmi bahwa mereka akan menutup semua layanannya per 31 Maret 2023.
Ada ratusan karyawan yang mengalami nasib buruk dari hasil penutupan lokapasar JD.ID. Meskipun sudah mencapai 200 orang atau 30% mengalami sebelumnya PHK di karenakan pihak perusahaan memerlukan efisiensi untuk mengikuti laju bisnis yang semakin berkembang.
"Efisiensi sebagai jawaban atas tantangan perubahan bisnis yang bergerak cepat," tulisnya Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Setya Yudha Indraswara
Namun pihak JD.ID berkomiten untuk terus mendukung eks karyawan terdampak PHK dengan memberikan asuransi sebagaimana mestinya. Selain itu, perusahaan juga akan memberikan rekomendasi promosi serta hak-hak lain yang sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.
"PHK terhadap 50 persen sampai 85 persen dari total karyawan yang ramai diperbincangkan di media sosial itu tidak benar,"bantahnya.
Induk dari JD.ID yakni JD.com juga mempertimbangkan untuk mundur dari pasar di Indonesia dan Thailand guna efisiensi.
Akan tetapi sebelum tutup secara permanen, JD.ID masih akan memproses semua pesanan yang masuk. Perusahaan tersebut berhenti menerima pesanan per 15 Februari 2023.
Pihak perusahaan dalam pengumumannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan, penjual, mitra, dan karyawan atas dukungan selama ini.
Bagi pelanggan yang selesai sebelum tanggal penghentian layanan, perusahaan akan tetap memnuhi pesanan seperti biasanya dan layanan purna jual dan dukungan akan tetap tersedia.
Baca Juga: Ruben Onsu Sudah Punya Daftar Akun-Akun Fitnah Skandal Betrand Peto Dan Sarwendah untuk Dipolisikan
Berita Terkait
-
Jumlah Karyawan JD.ID dan Nasib Mereka Setelah Perusahaan Tutup
-
PHK Karyawan dan Bakal Berhenti Beroperasi Mulai 31 Maret, Siapa Pemilik JD.ID?
-
JD.ID Umumkan Berhenti Beroperasi Mulai Tanggal 31 Maret 2023, Banyak Warganet yang Sedih
-
Alasan JD.ID PHK Ratusan Karyawan dan Tutup Permanen
-
JD.ID Resmi Tutup Layanannya di Indonesia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Lebih dari Modal Usaha, PNM Bantu Mimpi Anak Nasabah Lewat Bantuan Pendidikan
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar
-
18 Kode Redeem FC Mobile Aktif 29 Agustus 2026, Kesempatan Dapat Pemain OVR 118 dan Koin Gratis
-
Nenek Suhaena Ditemukan Hangus Terbakar di Ladang Sunyi Sumenep
-
7 Cara Membersihkan Inner Pot Keramik Rice Cooker agar Awet, Jangan Asal Cuci
-
Sabtu Pagi Berselimut Polusi, Jakarta Kembali Masuk Daftar Kota dengan Udara Terburuk Dunia
-
Saatnya Ganti Provider agar Dunia dalam Genggaman
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 29 Agustus 2026: Klaim Skin Langka dan Diamond Gratis
-
Pasca-Penggerudukan, Pihak Yayasan SDI Pembangunan Pamulang Laporkan Rektor UIN Jakarta ke Polisi