Komika Bintang Emon turut berkomentar bernada satir perihal pengakuan bandar narkoba yang berani mengedarkan barang haram karena dilindungi oleh Polres.
Sebelumnya memang viral di media sosial video konfrensi pers yang di lakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja dimana bandar narkoba berani melakukan bisnis haram karena dibekingi.
Mengetahui hal itu, Bintang Emon dengan gaya khasnya berkomentar seolah-olah tidak percaya atas pengakuan sang bandar.
"Blo*n banget. Dih, bohong aja bocah. Dilindungi anggota polres? Aneh banget," kata Bintang Emon sambil menahan tawa.
Bintang Emon pun melanjutkan komentarnya bahwa masyarakat tidak akan percaya bahwa polisi berbuat seperti itu.
"Lu kalau mau bohong pakai otak dikit, yang make sense (masuk akal), gitu. Mana ada polisi kayak gitu," imbuhnya.
Dia pun menjelaskan bahwa tugas polisi adalah mengayomi masyarakat, jika polisi bekingi narkoba berarti polisi tidak menjalankan tugas utama mereka dengan baik.
"Kalau polisinya ngejagain bandar narkoba, nerima duit dari narkotika ya tidak terayomi dong masyarakatnya,"kata Bintang Emon melanjutkan.
Sebelum mengakhiri komentarnya Bintang Emon sedikit menyinggung kasus kriminal yang melibatkan petinggi Polri, Ferdy Sambo.
Baca Juga: Produksi Padi Payakumbuh Capai 42.927 Ton
""Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Apalagi yang berskenario." tutupnya.
Unggahan tersebut kini telah disukai sebanyak 450ribu akun dan 12 ribu lebih komentar. Sebagian besar publik pun mengikuti gaya Bintang Emon dalam mengkritik para polisi.
"Mana mungkin bang pihak kepolisian melakukan kayak gitu, pihak polisi mah baik-baik bang, mengayomi masyarakat," ujar akun @gery***.
"Lah, bandar juga masyarakat yang harus dijagain, dilindungi, diedarkan, disetorin," komentar akun @susan***.
"Iya, mana ada sih polisi melindungi bandar narkoba? Bohong itu. Tolong jangan ngada-ngada ya bandar!" kata akun @riandyp***.
Berita Terkait
-
Bintang Emon Komentari Bandar Narkoba yang Ngaku Dilindungi Polisi: Dih, Bohong!
-
HEBOH!! Pengedar Narkoba Mengaku Dilindungi Polres Saat Konfrensi Pers
-
Kronologi Remaja Anak Bandar Narkoba Tusuk Punggung Polisi di Jakarta: Konsumsi Alprazolam
-
Kabur dari Lapas Cipinang, Resmob Buru Sang Bandar Narkoba
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas