/
Sabtu, 11 Maret 2023 | 06:06 WIB
Mario Dandy dan rekannya Shane Lukas cuma menunduk saat jalani rekonstruksi kasus David. (Suara.com/Rakha)

Usai menjalani rekontruksi penganiayaan terhadap korban Cristalino David Ozora (17), salah satu tersangka Shane Lukas (19) menyampaikan permohonan maaf dan untaian doa untuk kesembuhan David.

Hal itu dia sampaikan saat digelandang kembali ke ruang tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Rekonstruksi kasus penganiayaan tersebut digelar di lokasi kejadian yakni Kompleks Green Permata Boulevard, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/3/2023).

"Cepat sembuh adik David," ucap Shane.

Dia juga memohon doa agar kasus hukum yang menjeratnya dapat segera selesai.

"Bantu doa buat aku biar urusannya cepat selesai," katanya.

Rekonstruksi 40 Adegan

Sebagaimana diketahui, Shane Lukas dan tersangka utama Mario Dandy Satriyo (20) menjalani rekonstruksi penganiayaan terhadap David di Kompleks Green Permata Boulevard, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/3/2023).

Keduanya dihadirkan langsung dan memperagakan 40 reka ulang adegan mulai dari sebelum hingga sesudah penganiayaan. Sedangkan peran AG (15) digantikan oleh pemeran pengganti karena statusnya masih anak dibawah umur.

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap beberapa hal, seperti AG yang hanya melihat kekasihnya Mario menyiksa David sembari merokok dengan santai di dalam mobil Rubicon milik Pacarnya. 

Baca Juga: Indikator Politik Sebut Ganjar Cocok Capres, Prabowo Cawapres, Begini Analisanya

Selain itu ada adegan Mario yang melakukan selebrasi bak pesepakbola Cristiano Ronaldo usai menghajar David.

Awalnya anak eks Pejabat DJP itu meminta David untuk push up 50 kali namun korban tidak menyanggupinya. Peran David sendiri digantikan oleh boneka manekin karena kondisinya yang masih belum pulih dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Alhasil, Mario meminta David untuk bersikap tobat dan menyuruh tersangka Shane Lukas mencontohkannya. Selepas itu, pecatan kampus Universitas Prasetiya Mulya ini menyuruh David mengambil posisi flank. Lalu, Mario memutari tubuh David dan menendang bagian sebelah kanan kepala David.

"Tersangka menendang bagian kuping kanan di wajah sebelah kanan," ujar seorang polisi dengan pengeras suara di lokasi.

Dihajar seperti itu, David pun tergeletak namun Mario justru menginjak-injak kepala David. Shane pun memancing dan mengompori Mario untuk kembali melakukan tindakan brutal.

"Free kick, free kick," ujar Shane di lokasi.

Load More