Serang Suara - Reihana Wijayanto jadi sorotan, lantaran Kadinkes Lampung suka pamer barang mewah di media sosial maupun saat hadiri acara-acara penting. Kini Reihana Wijayanto kelahiran Aceh bakal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK.
Kehidupan Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Lampung, Reihana Wijayanto viral. Sederet fotonya dengan beberapa tokoh tampil dengan glamor, bahkan tidak jarang memakai barang-barang branded.
Hal itu tersingkap lewat lansiran Serang Suara di salah satu akun TikTok, Kamis (20/4/2023).
Seperti yang terlihat di akun itu, tampak Reihana Wijayanto menenteng tas atau memakai barang harganya ratusan juta, antara lain tas Hermes Birkin 40 Togo Ruge Tomate senilai Rp 200 juta.
Tidak hanya itu dalam potret akun Twitter dengan nama @PartaiSocmed memperlihatkan Reihana Wijayanto kelahiran Aceh itu kenakan cicin mahal serta mengenakan baju Louis Vuitton.
Netizen pun mulai mencari profil Reihana Wijayanto termasuk biodata kasus yang pernah menyeretnya.
Reihana Wijayanto menurut data di Pemerintahan Provinsi Lampung, kalau ia tercatat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung sudah 14 tahun bertahan hingga saat ini.
Posisinya tetap aman di jabatan tersebut, bahkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkesan membela ketika Reihana jadi sorotan publik, seperti berikut kutipannya.
"Tolong dimaafkan (aksi pamer harta Reihana). Saya minta Bu Reihana dan para pejabat kepala dinas lainnya sudahlah, disesuaikan saja (gaya hidup dan pakaian)," Arinal Djunaidi, Gubernur Lampung.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka "Nelan Fakta" Salah Satunya di Twitter
Kendati demikian ternyata Reihana Wijayanto kelahiran Aceh, 25 Agustus 1963 tidak luput pula dari sederet kasus yang membawa namanya, bahkan lembaga anti korupsi seperti KPK pernah memeriksa lalu lolos dari jeratan kasus tindak pidana dugaan korupsi alat kesehatan dan lainnya.
Beberapa kasus pernah menyeret Reihana Wijayanto antara lain, dugaan korupsi pengadaan Peralatan Kesehatan (Alkes) puskesmas perawatan program pembinaan di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung senilai Rp13,5 miliar, ketika itu kasusnya muncul Februari tahun 2016.
Kemudian di tahun 2013 terseret dugaan korupsi pengadaan mobil rumah sakit keliling dan ambulans. Lagi-lagi Reihana lolos dari jeratan hukum, sayangnya dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) didakwa majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang harus masuk bui olehnya.
Kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kesehatan di Lampung itu mendekam satu tahun empat bulan penjara, di antara mereka adalah Wayan Aryani dan Lorensius Heri Purnomo. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
-
Finalissima 2026 di Doha Batal, Argentina Alihkan Uji Coba Lawan Guatemala
-
Ada Biaya Siluman Saat Pembelian Tiket Pesawat Online, Kemenhub Jewer OTA
-
Taktik Asimetris Taklukkan Iron Dome: Bagaimana Amunisi Tandan Iran Mengoyak Pertahanan Udara Israel
-
Alvaro Arbeloa Luapkan Isi Hati usai Singkirkan Jose Mourinho dan Pep Guardiola
-
The World Is Dancing Umumkan Rilis Juli, Siap Tampilkan Koreografi Noh Asli
-
Emiten TAPG Ikut Terlibat Program MBG, Ini Perannya
-
Penumpang Sepi, 5 Perusahaan Bus di Samarinda Berhenti Operasi
-
Bocoran iPhone 19e: Layar ProMotion Hemat Baterai Siap Hadir di 2028
-
Arsenal Hajar Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Eberechi Eze