/
Senin, 15 Mei 2023 | 09:56 WIB
Tangkapan layar konser Coldplay di Sao Paulo, Brasil, Minggu, (19/3/2023) ((Instagram/Coldplay))

Persaudraan Alumni (PA) 212 menegaskan untuk menolak diselenggrakannya konser Coldplay di Indonesia. Wasekjen 212, Novel Bamukmin mengatakan apabila konser band besar itu tetap digelar, maka umat Islam bisa mengepung Bandara.

“Kami jelas tidak bertanggung jawab atas gejolak umat islam karna bisa saja mereka akan melakukan masuk ke dalam konser dengan membawa ular atau mengepung bandara,” kata Novel dalam keterangnya, Senin (15/5/2023).

Novel menerangkan alasannya menolaknya digelarnya konser Coldplay di Indonesia. Lantaran band tersebut  mendukung adanya LGBT. 

“Kami dari PA 212 menolak konser coldplay yg mendukung LGBT (Karena) negara yang mayoritas penduduknya umat islam terbesar didunia juga lgbt sangat bertentangan dgn nilai nilai pancasila,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Novel menghimbau kepada panitia untuk membatalkan konser band besar tersebut. 

“Panitia segera mengurungkan niatnya mendatangkan coldplay karna masih banyak group musik yang tidak beraliran mendukung LGBT dan atheis,” tutupnya.

Sebagai informasi, Coldplay mengumumkan akan melangsungkan pertunjukan pertamanya di Jakarta, yang digerlar pada 15 November mendatang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Load More