Serang Suara - Kendati Agus Harimurti Yudhoyono dari Partai Demokrat dikabarkan sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo, calon presiden asal Partai PDI Perjuangan. Merupakan momen langka, apalagi komunikasi politik kedua partai itu sempat redup sejak 20 tahun terakhir.
Salah satu tanda komunikasi politik lintas partai antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat terbuka kembali, dengan adanya jadwal pertemuan pemimpin kedua partai politik yang digadangkan sebagai penentu Pilpres dalam Pemilu 2024 mendatang.
Partai Demokrat kata Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief kepada Serang Suara, bahwa pihaknya tidak menutup diri, dan menghormati serta menyambut baik itikad dari PDIP untuk menggelar pertemuan.
Hanya saja kata Andi Arief, Partai Demokrat belum menerima kabar terkait jadwal perihal pertemuan antara partai politik tersebut.
Menurut informasi yang masuk ke Seputar Serang, pertemuan ini nantinya akan dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPP Partai PDI Perjuangan Puan Maharani.
"Ini pertama kali secara resmi sejak 2004 dan sampai 2019. Jadi ada sekitar 20 tahun kita bertemu lagi dengan PDI Perjuangan secara resmi," kata Andi Arief.
Menurut Andi, ini tentunya satu hal yang sangat membahagiakan, apalagi pertemuan nantinya masing-masing ketua partai politik.
"Saya rasa ini satu hal baik buat politik," katanya, Minggu (11/6/2023).
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut, semoga pertemuan ini menggambarkan arus perubahan politik kedepan dan buat generasi baru berikutnya.
Baca Juga: Childfree Bikin Awet Muda: Istri Ketum Partai Demokrat Annisa Pohan Berang
Pertemuan antara PDIP dan Demokrat bukan saja sebagai gambaran kerja sama politik kedepan, akan tetapi juga sebagai wajah bagi parpol lainnya bahwa tantangan itu harus dikerjasamakan secara bersama.
Selama sepekan terakhir PDIP getol menyuarakan bahwa AHY masuk bursa calon wakil presiden untuk Ganjar Pranowo.
Membuat elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono turut naik, hal ini setelah ucapan Ketua DPP Partai PDIP Puan Maharani dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto. Bukan saja buka suara soal bacawapres melainkan bakal ada kerja sama politik yang sempat redup selama 20 tahun terakhir.
"Saya rasa ini akan kita terus komunikasikan. Soal waktu dan kapan tentu akan dibicarakan," ungkap Andi Arief. [*]
Kontributor: Putra Tanhar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional