/
Rabu, 14 Juni 2023 | 15:43 WIB
Rafael Alun Tirsambodo Resmi Mengundurkan diri dari PNS Pajak (Kolase Suara)

Serang Suara - Selain di Manado, Sulawesi Utara. KPK juga buru aset Rafael Alun Trisambodo ke Yogyakarta. Hal ini dibenarkan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada jurnalis baru-baru ini.

Aset Rafael Alun Trisambodo di Yogyakarta menurut data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupa tanah dan bangunan di Yogyakarta. Aset tanah dan bangunan diduga masih bagian dari milik Rafael tersangka gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang atau TPPU.

"Jadi beberapa bidang tanah dan bangunan di Yogyakarta itu yang kami temukan, tentu segera kami lakukan pada proses-proses penyelesaian berkas perkara," kata Ali kepada jurnalis memastikan informasi perburuan aset.

Kendati demikian, Komisi Pemberantasan Korupsi masih mendalami aset ayah Mario Dandy yang juga tersangka penganiayaan berat terencana terhadap David Ozora.

"Sejauh ini kan tanah ya. Nanti, detailnya setelah, pasti kami temukan ada hubungannya dan lakukan penyitaan pasti kami umumkan," ungkapnya.

KPK Periksa 11 Wiraswasta dan 2 Notaris di Manado

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (sumber: Antara/Suara)

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (14/6/2023) kepada jurnalis di Jakarta mengatakan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi telah memeriksa 13 saksi terkait aset Rafael Alun Trisambodo di Manado, Sulawesi Utara.

Pemeriksaan 13 saksi itu dilakukan secara bergilir di Polda Sulawesi Utara (Sulut), 13 Juni 2023. Pemeriksaan saksi terkait keberadaan aset Rafael Alun bekas Dirjen Pajak Kemenkeu Wilayah Jaksel.

"Dikonfirmasi soal dugaan adanya aset bernilai ekonomis milik tersangka (Rafael) di Manado, Sulawesi Utara yang diduga terkait denga perkara ini," kata Ali Fikri.

Dari 13 saksi itu terdapat 11 merupakan wiraswasta beberapa di antara mereka adalah Rabasiah, Jowi Chandra, Donny Halim, Ahmad Husain, Susanti Hadji Ali, Eflien Mercy Laoh, dan Nico Sanjaya.

Baca Juga: KPK Buru Aset Hasil Korupsi Rafael Alun ke Sulawesi Utara, 11 Swasta dan 2 Notaris Diperiksa di Polda Sulut

Selanjutnya Freddy Rasjid, Henny Rasjid, Afrets Lasut, dan Saftir Kumbu. Sementara sisanya merupakan notaris, dua diantara mereka antara lain Porman Agustina Sibarani dan Maya Marlinda Sompie.

"Kami masih terus telusuri aliran uang tersangka yang diduga dari hasil korupsi," tegas Ali Fikri. [*]

Load More