Serang.suara.com – Ibu tiga anak bernama Budiati, 31 tahun, ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Perumahan Griya Pesona, Dukuh Ngipik, Desa Kutoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Rabu malam, 14 Juni 2023. Tiga anak korban juga ditemukan di dalam rumah dalam keadaan lemas dan pucat. Dua anak korban masing-masing berusia 4 dan 2 tahun terlihat memeluk mayat sang ibu, sementara satu anak lain berumur 26 hari berada dalam pelukan korban.
“Saat saya ke sana, keadaannya memang sudah meninggal dunia dalam keadaan memeluk bayinya. Anak bayinya saya larikan ke rumah sakit karena sudah dehidrasi,” ujar ketua RT setempat, Wahyu, yang memasuki rumah korban setelah mendapat laporan.
Orang tua Budiati, Gunadi, 61 tahun, menduga anaknya meninggal dunia akibat dianiaya suaminya. Sebab, menurut dia, rumah tangga anaknya yang menikah siri dengan Mashuri itu beberapa kali dilanda pertikaian. Terakhir, menurut Gunadi, putrinya itu dipukuli suaminya pada Jumat, 9 Juni 2023. Hal itu ia ketahui saat mampir ke rumah kontrakan anaknya pada Sabtu, 10 Juni 2023.
“Anak saya hari Jumat itu dipukuli suaminya. Saya hari Sabtu kebetulan ke sana, ketemu cucu saya, anak saya menangis. Ia nangis sambil menekap yang sakit itu,” ujar Gunadi, Jumat, 16 Juni 2023. “Cucu saya yang nangis saya urusin. Tahu-tahu anak saya tidak kuat menangis, terus saya pamit mau pulang. Saya merenung di jalan, anak saya ternyata ada masalah.”
Dugaan Gunadi bahwa anaknya tewas dianiaya suaminya semakin kuat setelah melihat kondisi mayat putrinya. Dia pun berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum berat. “Ini ada hitam, selaput mata tidak melekat dua-duanya, dadanya hitam, paru-paru hitam, ada bekas benturan di tubuh. Tidak mungkin kalau anak saya tidak dihajar,” ucap Gunadi.
Kasus ini kini tengah diselidiki Kepolisian Resor Kota Pati. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Pati AKP Pujiati mengatakan polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi. “Saat ini, kasus masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polresta Pati," ucap Pujiati.
Adapun jenazah korban sudah dimakamkan di permakaman umum Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Jenazah dimakamkan setelah diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah RAA Soewondo.
Berita Terkait
-
10 Momen Kelulusan Shafeea Ahmad, Sang Ayah Ahmad Dhani Datang Cuma Pakai Kaos Oblong
-
Alasan Lionel Messi Gagal ke Indonesia Ternyata Gara-Gara Klub Barunya, Bukan karena Rumor Fans Ini
-
MK Sebut Pemilu Proporsional Terbuka Perbesar Potensi Politik Uang, Begini Penjelasan KPU
-
15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2023 dalam Bahasa Inggris, Siap Dibagikan ke Media Sosialmu
-
Inge Anugrah Masih Dinafkahi, Ari Wibowo Ungkap Penyebab Tak Izinkan Istri Kunjungi Rumah Baru
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123