Serang.suara.com - Terhimpit masalah ekonomi, seorang pria berbobot hampir 200 kilogram asal Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Cipto Raharjo (45) kondisinya kini memprihatinkan.
Sejak 3 bulan lalu, dirinya sudah tak lagi bisa beraktivitas dengan normal, Cipto, anak kedua dari 5 bersaudara itu hidup dengan ekonomi yang terbatas dari keluarga yang tidak mampu.
Cipto bersama keluarganya mengontrak di rumah petak dengan ukuran sekira lebar lima meter dan panjang 15 meter. Dibagian depan rumah terdapat sebuah gerobak bertuliskan Ketoprak, sedangkan dibagian ruang depan, tertulis Warteg yang merupakan usaha dari sang ibu bernama Toyipah.
Pada bagian dalam bangunan rumah, terhampar sebuah kasur lusuh tempat ibu Toyipah tidur, sedangkan Cipto, tampak hanya bisa terduduk diam tanpa bisa bergerak di dalam kamar yang sempit berukuran 2x1,5 meter.
Cipto mengenakan baju kaos berwarna biru dengan bawahan sarung kotak2 berwarna merah dengan rambut panjang yang terikat.
Di beberapa sudut bagian rumah, terlihat barang-barang rumah tangga yang kumuh dan berdebu. Bahkan aroma tak sedap pun tercium dari balik mesin cuci tua.
Menurut Cipto, kondisi obesitas yang ia alami sudah terjadi sejak lama. Namun, terkait dirinya tak lagi bisa berdiri dan berjalan, itu terjadi sejak satu pekan lalu.
"2015 saya sudah obesitas. Tapi baru gak bisa jalan semingguan ini," kata Cipto saat redaksi Suara Serang mengunjungi rumahnya di kawasan Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Selasa, (4/7/2023).
Cipto menceritakan jika sebelumnya ia sempat bekerja sebagai pengemudi ojek pangkalan. Namun, jarang sekali penumpang yang mau menggunakan jasanya. Hal itu terjadi lantaran postur badannya yang terlalu besar, hingga membuat penumpang merasa sempit saat duduk berboncengan.
Baca Juga: Sinopsis Kingdom Season 3 Lengkap Jadwal Tayang, Trailer dan Pemain Kingdom 3
"Gak ada ada yang mau. Saya juga kemana-mana pake sarung. Celana mah ada tapi gak ada yang muat. Sebelumnya juga supir bus antarkota antarprovinsi," katanya.
Kondisi Cipto pun kini hanya bisa duduk dan terbaring di kamar tidurnya. Bahkan untuk mengangkat badan pindah ke tempat tidur yang ada di belakang nga pun ia tidak sanggup.
"Gak bisa mas. Udah ga bisa gerak," lirih Cipto dengan nada suara pelan.
Cipto kini sedang tidak memiliki nafsu makan, bahkan untuk menelan sedikit makanan pun ia kesulitan lantaran karena sakit yang dialaminya.
"Gak nafsu mas. Ini saja dari pagi belum makan, karena gak nafsu," katanya.
Dia juga sempat mencoba untuk diet. Namun usahanya itu gagal.
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Saksi Sidang, Anastasia Beberkan Watak Asli Mario Dandy: Tempramental dan Suka Mencak-Mencak!
-
Si kembar Rihana dan Rihani, DPO Tersangka Kasus Penipuan Modus iPhone Murah Diciduk Polda Metro Jaya di Apartemen
-
Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Artis Pierre Gruno di Bar Hotel Jakarta Selatan
-
Perkembangan Kasus PO Iphone Si Kembar Rihana dan Rihani, IPW Minta Polisi Libatkan Densus 88
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi