Serang.suara.com - Pesaing Twitter, Meta Threads kini berada di puncak pengguna media sosial jagat maya. Bahkan dalam lima hari mampu mendapatkan 100 juta lebih user alias pengguna.
ChatGPT lebih awal muncul malah bergeser posisi setelah Threads menyingkirkan dalam waktu lima hari atau lebih kurang dalam sepekan ini.
CEO Mark Zuckerberg mengaku kalau ini adalah tonggak sejarah baru bagi mereka, karena Meta Threads mampu menggaet para pengguna sejak launching pada Rabu lalu.
Tidak tanggung-tanggung katanya, para pengguna Threads bukan saja kalangan anak muda, para selebriti, selebgram, politisi, musisi termasuk publisher media dan jurnalis memanfaatkan Meta Threads.
Kata Mark Zuckerberg bahwa ini baru permulaan saja dan sebagian besar para pengguna organik merasakan dampaknya.
"Para pengguna itu semua organik, bahkan kami belum melakukan penayangan iklan atau mempromosi Threads tapi sudah ramai pengguna Meta Threads," katanya, seperti dilihat di dalam postingan Threads miliknya, Selasa (11/7/2023).
Pencapaian dengan 100 juta lebih pengguna Meta Threads sudah mampu menggeser posisi ChatGPT milik Open AI, yang merupakan platform terbuka yang melambat pertumbuhan pengguna sejak diluncurkan Januari 2023.
Menurut SimilarWeb, pengguna aktif Twitter menurun 11 persen per tahun walau sudah memiliki hampir 240 juta pengguna aktif setiap hari. Pengguna Twitter termasuk arus lalu lintas web berdasar analisa menurun beberapa persen sebelum Threads diluncurkan.
Beda halnya dengan pendapat CEO firma infrastruktur internet Cloudflare, Matthew Prince. Katanya aktivitas pengguna Twitter sejak Minggu masih meningkat.
Baca Juga: Pasien Obesitas 200Kg Cipto Raharjo asal Tangerang di Rujuk ke RSCM Dengan Truk Damkar
Mengamini bahwa Twitter masih kuat dan satu-satunya media sosial tercepat dan banyak pengguna, disampaikan CEO Twitter Linda Yaccarino.
Mengutip Twitternya, Selasa 11 Juli 2023, kalau pada Senin kemarin 10 Juli 2023, Twitter masih berada di posisi teratas dengan pengguna terbesar sejak Februari.
Hanya saja ia tidak menerangkan secara detail, akan tetapi ia mengaku kalau Twitter masih tetap nomor satu.
Elon Musk Tuntut Threads Dianggap Tukang Jiplak
Sejak kemunculan Threads membuat Elon Musk marah besar. Ia bahkan menghina dan akan menuntut Meta.
Elon Musk selaku pemilik Twitter menuding Meta sebagai tukang jiplak dengan membuat Threads yang mirip dengan Twitter.
Kendati demikian, menurut pakar hukum kalau klaim Musk sebagai bahan untuk menjatuhkan Threads sulit untuk dijadikan bukti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati