Serang Suara - Perusahaan secara strategis mengurangi harga di pasar utama seperti AS, Inggris, dan China dalam upaya untuk meningkatkan penjualan dari kompetitor perusahaan mobil lainnya.
Lonjakan penjualan baru-baru ini tidak terbatas, bahkan pabrikan mobil besar di China juga mengalami peningkatan penjualan yang signifikan sepanjang Juni.
CEO Tesla, Elon Musk, sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa memprioritaskan penjualan yang lebih tinggi, bahkan dengan mengorbankan laba yang lebih rendah, adalah keputusan yang optimal bagi perusahaan.
Tesla bahkan telah mengirimkan 466.140 kendaraan pada kuartal kedua, mewakili pertumbuhan luar biasa lebih dari 80 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, perusahaan berhasil meningkatkan produksi kendaraan menjadi hampir 480.000 selama jangka waktu yang sama.
"Tesla sengaja memposisikan dirinya sebagai pabrikan bervolume tinggi," kata Bill Russo, pendiri dan CEO of advisory firm Automobility.
Bill Russo menekankan bahwa pilihan strategis ini adalah pendorong utama dibalik lonjakan penjualan, dengan Model 3 dan Model Y yang lebih terjangkau berkontribusi secara signifikan terhadap kesuksesan perusahaan di tengah perang harga.
Perusahaan investasi Wedbush Securities memuji manuver penentuan harga Tesla yang cerdas di China, dengan menyatakan bahwa manuver tersebut telah terbukti sangat efektif bagi perusahaan. China saat ini merupakan pasar terbesar kedua Tesla setelah Amerika Utara.
Di Cina, Li-Auto, berbasis di Beijing, mencapai rekor baru dengan 32.575 pengiriman Juni ini, menandai rekor penjualan bulanan ketiga berturut-turut perusahaan.
Baca Juga: Pengertian Dropship dan Fungsi dalam Bisnis Online Serta Keuntungan
Demikian pula, Nio yang berkantor pusat di Shanghai, dan Xpeng, yang berbasis di Guangzhou, mengalami lonjakan pengiriman yang substansial, masing-masing mencapai 10.707 dan 8.620 kendaraan.
Tesla menghadapi persaingan yang semakin ketat di berbagai pasar global, seiring dengan dampak biaya pinjaman yang lebih tinggi bagi pelanggannya. Sebagai tanggapan, perusahaan telah menerapkan penurunan harga sepanjang tahun.
Pada bulan April 2023 lalu, Tesla secara eksplisit menyatakan tidak memiliki rencana untuk menstabilkan harga kendaraan, meskipun ada dampak negatif pada keuntungan yang disebabkan oleh pemotongan harga yang berulang.
"Kami tidak 'memulai perang harga', kami hanya menurunkan harga untuk memungkinkan keterjangkauan dalam skala besar," kutip Serang Suara dari pernyataan Elon Musk di Twitter.
Tesla melaporkan peningkatan pendapatan keseluruhan hampir seperempat pada kuartal pertama dibandingkan tahun sebelumnya, terutama karena kenaikan penjualan mobil.
Namun, keuntungan untuk periode yang sama turun sebesar 24 persen karena penurunan harga dan kenaikan biaya bahan baku dan komoditas lainnya.
Pada 19 Juli 2023 mendatang Tesla menjadwalkan akan mengumumkan hasil pendapatan keuangan bisnis penjualan otomotif mereka, yang merupakan kuartal kedua di 2023. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi