Serang.suara.com - Seorang orang wanita berinsial TM (23) tengah hamil dua bulan telah menjadi korban Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya, BD (35). Peristiwa itu terjadi Perumahan Serpong Park, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Berdasarkan informasi tetangga korban, Zaki mengatakan kejadian itu terjadi pada Rabu, 12 Juli, pukul 04.00 WIB.
Kejadian itu berawal dari pertengakaran pasangan suami istri ini melalui telepon. Karena BD tengah di kantornya, sedangkan MR berada kediamannya.
Lebih lanjut, setibanya suaminya di rumahnya, dia langsung menggedor hingga mendobrak pintunya. Setelah itu, BD langsung menganiaya korban hingga babak belur.
“Didobrak pintunya. (Saat itu) istirinya masih di kamar tidur, posisi tidur langsung dianiaya, berdarah darah istrinya teriak masih di dalam akhirnya dia keluar lewat jendela minta tolong ke warga,” kata Zaki kepada wartawan, Kamis (13/7/2023)
Warga yang melihat itu, berusaha menolong korban. Namun, BD masih tetap melakukan penganiayaan terhadap istirnya.
“Istri masih digebukin di lantai, abis itu digeret dia di dalam rumah, posisinya dia leher dicok dari belakang sambil teriak aduh aduh,” ucapnya.
Setelah kejadian itu, warga mulai ramai di depan rumah korban. Kemudian pelaku dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Banyak warga yang kumpul takutnya dikerubuti masa akhirnya dibawa Kepolisian,” tutupnya.
Baca Juga: Gaul Abis! Ini 7 Kata Slang Bahasa Inggris Terpopuler yang Punya Arti Unik
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan