Serang.suara.com - Belum lama ini Google melayangkan kritik terhada Peraturan Presiden Indonesia era Joko Widodo tentang Jurnalisme Berkualitas, yang dinilai dapat membatasi keberagaman sumber berita bagi publik.
Bukan itu saja, dapat menguntungkan segelintir pihak tertentu. Google tidak menolak, akan tetapi mewujudkan Jurnalisme Berkualitas usulan pemerintah Indonesia dinilai menguntungkan sebelah pihak.
"Kami percaya akan pentingnya industri jurnalisme yang sehat dan berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung ekosistem berita berkelanjutan, independen dan beragam," kutip pernyataan Google, Kamis (27/7/2023).
Misi Google adalah membuat informasi mudah diakses dan bermanfaat bagi semua orang. Jika disahkan dalam versi sekarang, peraturan berita yang baru ini dapat secara langsung mempengaruhi kemampuan Google untuk menyediakan sumber informasi online yang relevan, kredibel, dan beragam bagi pengguna di Indonesia.
Raksasa internet asal Amerika itu telah mengikuti perkembangan Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas sejak pengusulan 2021, kemudian mengurai beberapa dampak negatif terhadap ekosistem berita digital.
Google Uraikan Dampak Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas:
1. Berita online akan dibatasi dan peraturan tersebut dan menguntungkan beberapa penerbit media. Kendati demikian, Google tidak lagi mampu menampilkan ragam informasi yang bersumber dari media-media kecil dari daerah yang berada dalam naungan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
"Masyarakat Indonesia yang ingin tahu berbagai sudut pandang pun akan dirugikan, karena mereka akan menemukan informasi yang mungkin kurang netral dan kurang relevan di internet".
2. Mengancam eksistensi media dan kreator media sebagai sumber informasi utama bagi masyarakat Indonesia. Ancaman itu muncul dari yang menerima kuasa dari pemerintah ke non-pemerintah, seperti dewan pers yang terdiri dari perwakilan Dewan Pers dan yang hanya akan menguntungkan media tradisional.
"Kami tidak percaya rancangan Perpres di atas akan memberikan kerangka kerja yang ajek untuk industri berita yang tangguh dan ekosistem kreator yang subur di Indonesia".
Baca Juga: Perseteruan dengan Posan Tobing, Kotak Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
Google kini berharap rancangan Perpres tentang Jurnalisme Berkualitas yang akan disahkan oleh pemerintah Indonesia dapat memberi solusi serta komitmen untuk membangun ekosistem berita berkualitas dan mendukung mendukung kelangsungan hidup seluruh penerbit berita, kecil maupun besar di Indonesia. [*]
Berita Terkait
-
Perpres Jurnalisme Berkualitas Dikhawatirkan Hanya Akan Untungkan Segelintir Pihak
-
Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas Membatasi, Google: Industri Berita Terancam
-
Soal Perpres Jurnalisme Berkualitas, Google: Membatasi Keragaman Sumber Berita Bagi Publik
-
Google: Perpres Jurnalisme Berkualitas Untungkan Segelintir Pihak: Masyarakat Akan Temukan Informasi Kurang Netral
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi
-
CEK FAKTA: Benarkah Pemprov Sulsel Habiskan Rp2 Miliar untuk Sewa Helikopter?
-
Santai Saja! Nilai Rupiah Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Bukan Alasan untuk Panik
-
Jadwal Misa Kamis Putih 2026 di Katedral Jakarta, Lengkap dengan Tata Tertib dan Lokasi Parkir
-
4 Negara Debutan di Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia
-
Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon
-
Harga dan Spesifikasi Chery Tiggo Cross CSH Pasca Viral Insiden Kebakaran di Tol Cikampek
-
Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam
-
Harga Motor Listrik United April 2026: Jarak Tempuh Jauh, Harga Miring, Tampang Sekece Scoopy!
-
WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?