Serang.suara.com - Kasus pencurian sepeda motor angkanya cukup tinggi. Hanya bermodalkan kunci letter T, pencuri berhasil membobol sepeda motor incarannya dalam waktu beberapa detik saja. Hal itu diungkapkan salah satu pencuri yang diringkus Kepolisian Sektor atau Polsek Tambora.
Menurut Kepala Polsek Tambora Kompol Putra Pratama, fitur keamanan sepeda motor saat ini masih lemah. Dalam waktu kurang dari lima detik, sepeda motor yang sudah diincar bisa dibawa kabur maling.
"Dari beberapa rekaman CCTV kejadian curanmor yang banyak diungkap di media sosial dan terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia, terlihat bahwa begitu mudahnya para pelaku mencuri sepeda motor hanya dalam hitungan detik. Saat ini, waktu yang dibutuhkan para penjahat ini untuk mencuri sepeda motor malah semakin cepat, di bawah lima detik. Fitur keamanan motor dengan tutup lubang kunci menjadi tidak berguna karena sangat mudah dibuka dengan bantuan alat biasa berupa magnet yang dijual bebas," ujar Putra.
Putra mengatakan saat ini beredar informasi di masyarakat bahwa mengunci setang sepeda motor ke arah kanan bisa lebih aman karena bisa menyulitkan maling yang menggunakan kunci letter T. Namun ternyata itu tak menjamin sepeda motor tidak akan dimaling.
"Kalau bedanya kunci setang ke kiri dan ke kanan, itu sebenarnya sama saja kita ngambilnya, sama-sama enak. Cuma agak susah, nyangkut sedikit doang kalau setang kanan itu," ucap pelaku pencurian sepeda motor tersebut, seperti dikutip dari video yang diunggah akun Instagram Humas Polsek Tambora.
Pelaku mengaku sepeda motor seperti Vario, Scoopy dan Beat menjadi incaran maling. Sebab, pengamannya mudah dijebol.
"Caranya cuma pakai kunci T (kunci letter T yang sudah dimodifikasi pelaku curanmor) sama buka tutupnya. Itu doang udah bisa diambil, dibandingkan motor yang lain," ujarnya.
Putra mengimbau pemilik kendaraan untuk menambah pengamanan agar terhindar dari pencurian sepeda motor. Pemilik sepeda motor disarankan memasang kunci ganda SNI, alarm, dan GPS, sehingga masih bisa dilacak jika hilang.
"Motor agar diparkir di garasi atau tempat parkir yang seharusnya. Motor tidak boleh diparkir di gang atau di jalan umum, karena gang/jalan umum adalah milik bersama yang mudah diakses oleh orang lain, termasuk pelaku kejahatan," tutur Putra.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Rasendriya Albinakhlah Sumbang Emas Pertama Kota Solo di Porprov XVI/2023 Jateng
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?