Serang.suara.com - Perdagangan sore ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat ke angka 6.886, naik sebesar 33,5 poin atau menguat sebesar 0,49 persen.
Penguatan IHSG setelah laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17 persen. Data tersebut membuat para investor lebih optimis terhadap prospek perekonomian Indonesia, sehingga berimbas positif pada pergerakan IHSG.
Selama perdagangan hari ini, IHSG terpantau berada di zona hijau sepanjang sesi perdagangan, dengan level terendah mencapai 6.861 dan level tertinggi mencapai 6.904 setelah dibuka pada level 6.852 di sesi perdagangan pagi.
Hal ini menandakan bahwa sentimen positif dari laporan pertumbuhan ekonomi mampu mendukung kinerja pasar saham Indonesia. Total volume perdagangan saham mencapai 16,2 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp8,2 triliun.
Adapun total volume perdagangan mencapai 1,17 juta kali. Tingginya aktivitas perdagangan saham menandakan antusiasme para pelaku pasar dalam melakukan transaksi di sesi perdagangan kali ini.
Pada penutupan kali ini, dari total 744 saham yang tercatat, sebanyak 276 saham mengalami kenaikan harga. Selanjutnya 245 saham mengalami penurunan harga, dan 223 saham lainnya stagnan.
Pergerakan ini mencerminkan kondisi yang cukup seimbang antara saham-saham yang menguat dan melemah di pasar.
Selain IHSG, beberapa indeks sektoral juga mengalami penguatan. Indeks LQ45 naik sebesar 0,77 persen menjadi 966,397. Indeks JII menguat 0,03 persen menjadi 551,654, indeks IDX30 naik 0,78 persen menjadi 502,165. Dan indeks MNC36 menguat 0,71 persen menjadi 370,869.
Dalam penguatan indeks sektoral, sektor keuangan menonjol dengan kenaikan 0,96 persen. Selain itu, terdapat penguatan juga pada sektor energi (0,12 persen), bahan baku (0,48 persen), industri (0,53 persen). Siklikal (0,3 persen), teknologi (0,65 persen), dan transportasi (0,35 persen).
Baca Juga: Universal Music Beli Katalog musik RS Group Thailand, Kuasai 70 Persen Saham Mayoritas
Sementara itu, sektor non-siklikal (-0,19 persen), kesehatan (-0,71 persen), properti (-0,07 persen), dan infrastruktur (-0,38 persen) mengalami pelemahan.
Secara keseluruhan, penguatan IHSG dan sejumlah indeks sektoral menunjukkan adanya sentimen positif di pasar saham Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi katalisator dalam mendongkrak kepercayaan investor terhadap pasar saham.
Meskipun demikian, investor perlu tetap berhati-hati dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi untuk mengantisipasi potensi risiko yang ada di pasar saham. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan