Salah satu makanan di Fiva Food berhasil mencuri perhatian saat Gebyar Hari Koperasi ke-76 di Kota Bekasi, tepatnya Perumahan Citra Grand Cibubur, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna.
Kenapa tidak, makanan kuliner asal Bekasi itu pun memamerkan Rolade Sapi, Rolade Ayam, Sosis Sapi, dan beragam olahan makanan beku lainnya. Hingga mendapat perhatian dari Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat mampir di stand pameran itu.
"Rasanya enak ya. Produknya juga variatif. Saya suka dan saya mendukung Fiva Food untuk terus maju dan jadi lebih baik lagi," kata Tri Adhianto.
Selain beri pujian juga turut mencicip sajian enak makanan di stand itu, yang menurut Tri Adhianto sangat bagus dan menghidupkan ekonomi. Bukan itu saja, ia juga berharap UMKM-UMKM lainnya di Bekasi juga seperti Fiva Food.
"Harapannya adalah dapat memotivasi para pelaku usaha lokal, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk terus berkolaborasi dalam membangun ekonomi yang lebih kuat dan berkeadilan di Kota Bekasi," tuturnya.
UMKM yang satu ini kata Humas Pemkot Bekasi, Fitri Ika Yuningsih, bukan saja pilar memperkenalkan kuliner khas sesuai local wisdom, akan tetapi bisa jadi barometer bagi pelaku UMKM lainnya di Kota Bekasi.
Bahkan bisa jadi umkm unggulan karena telah menciptakan produk yang luar biasa, "Saya setuju yang ini jadi salah satu umkm produk unggulan, apalagi sudah ada sertifikasi halal, izin bpom dan bisa jadi inspirasi bagi yang lainnya," kata Fitri terhadap usaha Koperasi Wanita Sejahtera bimbingan Yati Suryati selaku Ketua.
Saat Gebyar Hari Koperasi ke-76 Kota Bekasi, stand umkm Fiva Food itu jadi perhatian semua kalangan termasuk pengunjung. Apalagi suguhan makanan cepat saji terbuat dari protein hewani mulai dari sapi, ayam, dan ikan.
Sejak 1997 hingga sekarang telah tercatat dan mengantongi sertifikat halal, termasuk hal-hal berbau pengurusan umkm berstandar sehat dan higienis.
Baca Juga: 6 Cara Tetap Bisa Menabung Meskipun Banyak Tagihan yang Harus Dibayar
Berdasar catatan, rupanya UMKM Fiva Food itu tidak saja kamu dapatkan di Bekasi, akan tetapi juga bisa di daerah Jawa Timur maupun Jawa Barat di Bandung dan paling sedikitnya di kawasan Sumatera.
Sobat juga bisa akses atau membelanjakan makanan olahan umkm asal Bekasi itu via e-commerce dan atau aplikasi penyedia layanan jual beli. Atau mendatangi beberapa toko modern ala konvesional, selamat mencoba. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan