Suara Serang - Sebuah insiden menghancurkan melanda wilayah Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin, 14 Agustus 2023.
Gudang penyimpanan limbah fiber plastik milik PT Intec Persada, yang terletak di Kampung Karet, menjadi sasaran kebakaran yang merusak sejumlah bagian bangunan dan mengirimkan asap pekat ke langit.
Dilaporkan bahwa peristiwa ini terjadi pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat memberikan keterangan, kejadian ini di Tangerang pada hari yang sama.
"Berdasarkan laporan, kebakaran ini dimulai pada pukul 10.00 WIB tadi pagi, dan objek yang terbakar adalah gudang limbah penyimpanan produk fiber plastik," ujar Sudrajat, Senin (14/8/2023).
Kerusakan akibat kebakaran ini cukup signifikan, dengan beberapa bagian penting dari gudang limbah fiber plastik mengalami kerusakan parah.
Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan sisa-sisa api yang belum sepenuhnya dapat dikendalikan.
Langkah penanganan bencana ini melibatkan kerja keras dari berbagai pihak. Ujangn Sudrajat melaporkan bahwa tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran ini.
Diantaranya adalah satu unit dari Damkar Pos Sepatan, satu unit dari Damkar Pos Pasar Kemis, satu unit dari Damkar Mauk, dan satu unit dari Damkar Pakuhaji.
Jumlah personel yang terlibat mencapai 36 orang. "Kami juga mendapatkan dukungan tiga unit mobil pemadam dari Kota Tangerang untuk membantu usaha pemadaman," tambahnya.
Sementara penyebab pasti kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan, Sudrajat menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk mengidentifikasi akar masalah yang menyebabkan kebakaran ini.
Yang pasti, insiden ini menunjukkan bahwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
"Kami masih belum mengetahui penyebab pastinya. Yang paling penting saat ini adalah memastikan api sepenuhnya terkendali dan menghentikan potensi bahaya lebih lanjut. Untungnya, tidak ada laporan korban jiwa terkait peristiwa ini," pungkas Sudrajat. [Suara]
Kontributor: Putra Tanhar
Berita Terkait
-
Golkar Banten Sepakat Usung Prabowo, Tatu: Kemenangan Pak Prabowo Akan Diraih
-
Breaking News! Damkar Bekasi Ungkap Penyebab Kebakaran yang Hanguskan Pabrik Otomotif di Cikarang
-
7 Panduan Pakai Twibbon HUT ke-78 RI 2023, Gratis Lengkap Download Free
-
13 Contoh Kumpulan Puisi 17 Agustus HUT ke-78 RI 2023 Cocok Buat Anak Sekolah Menengah Atas (SMA)
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea