Serang.suara.com – Selebgram Oklin Fia tengah menjadi pembicaraan publik lantaran video konten jilat es krim yang dibuatnya menimbulkan kontroversi. Konten tersebut dianggap banyak netizen tak senonoh lantaran seperti sedang melakukan oral seks. Selain itu, Oklin Fia dianggap menghina agama karena memakai hijab tapi melakukan perbuatan yang tidak pantas. Akibatnya, Oklin Fia dilaporkan ke polisi.
Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat yang menerima laporan tersebut menyatakan akan meminta keterangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan konten jilat es krim yang dilakukan selebgram seksi tersebut. Hal itu untuk memastikan konten tersebut masuk ke dalam pornografi atau tidak.
"Kami akan minta (keterangan) dari Majelis Ulama Indonesia, apakah itu masuk kategori tindakan atau perbuatan mengarah kepada pornografi," ucap Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Agustus 2023.
Tak hanya dari MUI, Komarudin menjelaskan, pihaknya juga akan meminta keterangan para ahli. "Kemudian juga dari ITE-nya kita juga akan meminta keterangan dari ahli Kominfo dan beberapa keterangan lain yang kami butuhkan," ujarnya.
Sebelumnya, Oklin Fia dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) terkait dengan video konten jilat es krim. Laporan tersebut sudah teregister dengan nomor LP/B/2020/VIII/2023/SPKT POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.
Selain PB SEMMI, Umi Pipik dan Marissya Icha juga melaporkan Oklin Fia dalam kasus yang sama.
"Bismillah, atas ijin Allah, permintaan bnyak nya teman teman terdekat mengubungi saya untuk melaporkan seseorang ber inisial OF, yang menjilat ice cream dengan cara tidak sepantasnya di depan kelamin pria. yang kami semua anggap telah melecehkan agama kami, perbuatan melanggar keasusilaan, dan penodaan agama," tulis Marissya Icha dengan mengunggah fotonya bersama Umi Pipik di Bareskrim, Rabu, 16 Agustus 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring