Suara Serang - Menghadapi tahun politik atau tahun pemilu pada 2024 mendatang, lembaga Kajian Politik Nasional (KPN), bersama insan pers yang tergabung dalam Balai Media Center (BMC) Tangerang Raya, serta Fraksi Teras Tangerang, menggelar diskusi publik dua mingguan dengan tema "Satu Dasawarsa Kebijakan di Tangerang Raya" Yang diadakan di Loteng Cafe, Kota Tangerang, pada Jumat, (6/10/2023).
Adapun tujuan diskusi ini adalah untuk mengevaluasi peran kepala daerah di wilayah Kota Tangsel, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang selama 10 tahun terakhir. Terutama menjelang Pemilu pada Februari 2024 dan Pilkada pada November 2024.
Dalam diskusi perdana ini, infrastruktur dan transparansi anggaran menjadi topik utama yang paling disoroti, dengan menghadirkan Komunikolog Politik dan Kebijakan Publik Tamil Selvan, serta aktivis Tangerang Raya, Saiful Basri.
Tamil Selvan, dalam paparannya, mengamati bahwa dalam konteks infrastruktur di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, mengatakan bahwa Arif Wismansyah adalah satu-satunya yang berupaya mengatasi kesenjangan sosial dengan menghubungkan wilayah yang dikuasai oleh pengembang dan non-pengembang melalui inisiatif seperti Bus Tayo dan angkutan pemda lainnya.
"Meskipun kontroversial, namun langkah-langkah ini dianggap layak diapresiasi" ujar pria yang akrab disapa kang Tamil ini.
Namun, Tamil juga mengkritik keras terkait kurangnya keterbukaan informasi publik oleh pejabat publik di Kota Tangerang, yang telah menjadi perhatian para jurnalis.
Tamil menambahkan bahwa jika pengaruh pengembang dan sektor swasta dikurangi dari Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, maka Kota Tangerang akan menjadi pusat pembangunan yang lebih mencolok. Dia mengapresiasi kebijakan-kebijakan seperti pembayaran BPJS warga, program bedah rumah yang mendapat pengakuan pemerintah pusat, serta program beasiswa yang masif.
Di sisi lain, aktivis Tangerang Raya, Saiful Basri, mengatakan bahwa transparansi anggaran di Tangerang Raya masih sulit diakses oleh masyarakat.
"Masyarakat masih sulit mendapatkan akses informasi secara transparansi terkait anggaran di Tangerang Raya" kata Saiful.
Baca Juga: Tak Harus Seperti di Film Porno, 5 Posisi Seks 'Malas' Ini Juga Bisa Bikin Pasangan Puas
Ia juga menekankan akan pentingnya transparansi dalam memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan warga, bukan hanya keinginan pejabat kepala daerah.
Direktur Eksekutif KPN, Adib Miftahul, yang bertindak sebagai pemantik dan moderator menjelaskan bahwa diskusi ini adalah tanggung jawab bersama dari kalangan pers, akademisi, dan masyarakat sipil untuk memberikan kontribusi dan masukan agar pemerintah daerah di Tangerang Raya selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review
-
5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter
-
25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan
-
Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada