Suara Serang - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) tiba di tanah air melalui melalui terminal 3 Internasional Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Rabu (4/10/2023) petang.
Diketahui, Syahrul Yasin Limpo tiba dengan menggunakan pesawat Singapore Airlines rute SIN-CGK dengan nomor penerbangan SQ964.
Yasin Limpo tiba di Terminal 3 Cengkareng dengan memakai masker, mengenakan setelan jas hitam motif kotak dan memakai sepatu sneakers hitam putih.
Melalui sejumlah foto yang diperoleh SuaraSerang dari grup WA wartawan, Mentan Syahrul Yasin Limpo tampan didampingi oleh 3 orang stafnya.
Rombongan SYL keluar dari Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta melalui pintu barat yang berada di lantai 3 yang berseberangan dengan area parkir mobil T3 bandara Soetta.
Setelah itu Syahrul Yasin Limpo dan stafnya menuju ke parkiran mobil di T3 dengan menggunakan mobil Toyota Alphard B 8055 ADT.
Sementara itu, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Silmy Karim mengkomfirmasi jika Mentan telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Rabu, pukul 18.41 WIB. Hal itu terpantau dari ruang pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno Hatta.
“Sudah mendarat. Sudah pukul 18.41 WIB. Sudah melintas tempat pemeriksaan imigrasi,” kata Silmy dalam pesan singkat, Rabu, 4 Oktober.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Havrick Hasnul Qolbi mengungkapkan, pihaknya mencari keberadaan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Harvick mengaku hingga saat ini belum mengetahui keberadaan Mentan setelah kunjungan kerja di Spanyol.
Baca Juga: Dugaan Aroma Korupsi, KPN Minta BPK Audit Kemenag
“Jadi sampai detik ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan Pak Menteri sampai hari ini," ungkap Harvick.
Harvick mendapat informasi terakhir keberadaan Syahrul Yasin Limpo di Spanyol. Ada beberapa pejabat eselon hingga staf yang ikut kunjungan kerja.
"Kalau dari Spanyol informasi terakhir yang kami terima itu berbarengan dengan pejabat eselon kami, eselon 1 tiga orang, juga ada eselon 2 yang ikut kunker Pak Menteri juga beberapa staf," ujarnya.
Harvick mengatakan beberapa pejabat yang ikut rombongan kunker sudah balik ke Tanah Air. Kepulangan itu tidak berbarengan karena persoalan tiket. Ia juga mengatakan bahwa Mentan tidak akan kabur dari dugaan kasus korupsi di Kementerian Pertanian.
"Kembali ke Tanah Airnya memang masing-masing karena mungkin tiket terbatas akhirnya terpisah, insyaallah tidak akan kabur ya mudah-mudahan kita doakan bisa selesai,” terangnya. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026