Suara Serang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan yang tak dapat diabaikan mengenai dampak dari peningkatan emisi gas rumah kaca terhadap fenomena perubahan iklim, yang pada akhirnya bisa memicu krisis air.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyoroti seriusnya situasi ini dan menyatakan bahwa masalah krisis air harus menjadi perhatian bersama semua negara.
Dalam acara 2nd Stakeholders Consultation Meeting, The 10th World Water Forum (Forum Air Dunia) yang diadakan di Bali, Dwikorita mengungkapkan bahwa kenaikan suhu udara merupakan salah satu konsekuensi dari peningkatan emisi gas rumah kaca.
Kondisi ini memperpanjang proses pemanasan global, yang pada gilirannya berdampak pada perubahan iklim.
Perubahan iklim dapat memicu berbagai krisis, termasuk krisis air, krisis pangan, krisis energi, serta peningkatan frekuensi, intensitas, dan durasi bencana hidrometeorologi.
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) melaporkan pada tahun 2022 bahwa suhu permukaan Bumi telah meningkat sebesar 1,15 derajat Celsius dibandingkan dengan rata-rata suhu pada masa pra-industri (1850-1900).
Bahkan, menurut penilaian awal di September 2023, tahun ini diperkirakan akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah.
Perubahan iklim seringkali memengaruhi sumber daya air. Siklus air yang berubah dan interaksinya dengan aktivitas manusia menghasilkan pola ketersediaan air yang berfluktuasi dalam skala geografis dan waktu.
Dampak ekstrem terkait air juga sangat memengaruhi ekosistem, masyarakat, dan individu.
Baca Juga: KPU dan Bawaslu Kabupaten Serang Sepakati Dana Anggaran Pilkada 2024 Senilai Rp56,7 Miliar
Selain perubahan iklim, masalah yang terkait dengan kebutuhan air mencakup penurunan muka air tanah akibat ekstraksi air tanah yang berlebihan, musim kemarau yang berkepanjangan, aksesibilitas dan distribusi air bersih yang tidak merata, serta infrastruktur untuk pengelolaan sumber daya air yang memerlukan perbaikan.
Dwikorita menekankan bahwa jika masalah ini dibiarkan terus berlanjut, krisis air bisa berujung pada krisis pangan, krisis energi, dan bahkan krisis sosial.
Dengan pertumbuhan populasi dunia yang terus bertambah, sumber daya alam, termasuk air, semakin terbatas.
Oleh karena itu, Dwikorita, yang juga merupakan anggota Dewan Eksekutif WMO, mengajak semua negara untuk secara sistematis dan kolaboratif melakukan tindakan mitigasi dan adaptasi.
Ini termasuk perumusan kebijakan konservasi dan pengelolaan sumber daya air yang efisien berdasarkan ilmu pengetahuan. Tindakan ini dianggap penting karena air adalah salah satu kebutuhan dasar yang tak tergantikan bagi kehidupan manusia.
Dengan peringatan yang disampaikan oleh BMKG ini, penting bagi semua pihak, baik pemerintah, lembaga, maupun individu, untuk bertindak cepat dan proaktif dalam mengatasi krisis air yang semakin mengancam.
Peningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian sumber daya air dan upaya mengurangi emisi gas rumah kaca adalah langkah awal yang krusial. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Tak Penuhi Harapan, Server Call of Duty: Warzone Mobile Bakal Ditutup
-
YouTube Down Trending di X, Warganet Keluhkan Gangguan Akses
-
Review Infinix Note 60: HP MidRange Rasa Flagship di Harga 4 Jutaan
-
Manga Namidaame to Serenade Resmi Diadaptasi Jadi Anime, Tayang Tahun 2027
-
Ramalan Keuangan Shio di Tahun Kuda Api 2026, Ada 4 Shio Paling Moncer
-
Belajar Berani Memperbaiki Kesalahan di Novel Reminders of Him
-
Siapa Erlyanie Owner B Erl Cosmetics yang Tolak Endorse Model LGBT? Ini Profilnya
-
4 Rekomendasi Physical Sunscreen yang Mudah Dibilas, Mulai Rp70 Ribuan
-
13 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian, dari Takjil hingga Kue Kering
-
7 Fakta Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng di Pekalongan, Diduga Terkait Kasus Sensitif