SuaraSoreang.id - Ketua umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dianggap membawa nama ayahnya, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai modal kampanye untuk maju di Pilpres 2024.
Hal tersebut terlihat ketika dirinya berpidato di Rapimnas Partai Demokrat, di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022) kemarin.
Dalam pidatonya tersebut, AHY menganggap bahwa Presiden Jokowi hanya meneruskan proyek infrastruktur yang telah dicanangkan sebelumnya oleh pemerintahan era SBY.
Sontak pernyataan yang dikemukakan oleh putra sulung SBY tersebut mendapat banyak komentar, salah satunya dari pegiat media sosial, John Sitorus
John menganggap bahwa Ketua Umum Partai Demokrat tersebut mengangkat nama ayahnya sebagai modal kampanye guna mengalahkan lawan politiknya.
Dalam komentarnya yang ia tulis melalui akun Twitter miliknya, John turut berpesan kepada AHY untuk belajar dari sosok Gibran Rakabuming Raka saat dirinya berkampanye di Pilkada Solo.
"Mas @AgusYudhoyono coba deh belajar sama mas @gibran_tweet. Saat kampanye Pilkada Solo, beliau ga pernah SEKALIPUN bawa2 nama BAPAKnya sebagai MODAL mengalahkan lawan politiknya" tulis John dalam akun Twitternya, dikutip dari Suara.com.
Alhasil, cuitan tersebut pun mendapat banyak respon dari warganet hingga sempat viral di Twitter.
Di sisi lain, Gibran pun turut menanggapi cuitan tersebut yang menyinggung soal dirinya.
Baca Juga: Kebakaran Gudang Pabrik Plastik di Kawasan Industri Curug-Tangerang
Gibran malah mengaku tidak memperhatikan pidato-pidatonya yang menyebut nama Presiden Jokowi.
"Ya, tidak tahu, tanya warga saja menilainya seperti apa," terang Gibran saat ditemui, Senin (19/9/2022).
Terkait perbandingan kinerja antara pemerintahan Jokowi dan SBY yang sering digaungkan masyarakat, Gibran menganggap bahwa hal tersebut justru baik.
"Ora opo-opo, malah apik (nggak apa-apa malah baik)," kata dia.
Gibran juga mengatakan bahwa sosok AHY merupakan pribadi yang baik. Bahkan dirinya menganggap bahwa Ketua Umum Partai Demokrat tersebut memiliki level yang jauh di atasnya.
"Baik banget. Aku bisa apa to? Beliau kan ketua umum aku kan di level terendah. Beliau lebih di atas saya, lebih banyak pengalaman, di TNI juga," pungkasnya.
Sumber: SuaraSurakarta.id
Tag
Berita Terkait
-
Drama Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kamaruddin: Presiden Membiarkan Polri terjebak dalam Lumpur
-
Tak Kunjung Terang, Irma Hutabarat Senggol Presiden Jokowi Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Pengacara Brigadir J Menyesalkan Sikap Presiden Jokowi, Hingga Beri Pesan Terkait Pilpres 2024
-
Tingkat Kepuasan Masyarakat atas Kinerja Presiden Jokowi Turun, Dampak dari Kenaikan Harga BBM
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Film Antara Mama, Cinta, dan Surga: Tradisi yang Menekan Generasi Muda
-
Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Gagal, 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Deli Serdang
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar