/
Selasa, 20 September 2022 | 09:01 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Rapimnas Partai Demokrat (ANTARA)

SuaraSoreang.id - Ketua umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dianggap membawa nama ayahnya, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai modal kampanye untuk maju di Pilpres 2024.

Hal tersebut terlihat ketika dirinya berpidato di Rapimnas Partai Demokrat, di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022) kemarin.

Dalam pidatonya tersebut, AHY menganggap bahwa Presiden Jokowi hanya meneruskan proyek infrastruktur yang telah dicanangkan sebelumnya oleh pemerintahan era SBY.

Sontak pernyataan yang dikemukakan oleh putra sulung SBY tersebut mendapat banyak komentar, salah satunya dari pegiat media sosial, John Sitorus

John menganggap bahwa Ketua Umum Partai Demokrat tersebut mengangkat nama ayahnya sebagai modal kampanye guna mengalahkan lawan politiknya.

Dalam komentarnya yang ia tulis melalui akun Twitter miliknya, John turut berpesan kepada AHY untuk belajar dari sosok Gibran Rakabuming Raka saat dirinya berkampanye di Pilkada Solo.

"Mas @AgusYudhoyono coba deh belajar sama mas @gibran_tweet. Saat kampanye Pilkada Solo, beliau ga pernah SEKALIPUN bawa2 nama BAPAKnya sebagai MODAL mengalahkan lawan politiknya" tulis John dalam akun Twitternya, dikutip dari Suara.com.

Alhasil, cuitan tersebut pun mendapat banyak respon dari warganet hingga sempat viral di Twitter.

Di sisi lain, Gibran pun turut menanggapi cuitan tersebut yang menyinggung soal dirinya.

Baca Juga: Kebakaran Gudang Pabrik Plastik di Kawasan Industri Curug-Tangerang

Gibran malah mengaku tidak memperhatikan pidato-pidatonya yang menyebut nama Presiden Jokowi.

"Ya, tidak tahu, tanya warga saja menilainya seperti apa," terang Gibran saat ditemui, Senin (19/9/2022).

Terkait perbandingan kinerja antara pemerintahan Jokowi dan SBY yang sering digaungkan masyarakat, Gibran menganggap bahwa hal tersebut justru baik.

"Ora opo-opo, malah apik (nggak apa-apa malah baik)," kata dia.

Gibran juga mengatakan bahwa sosok AHY merupakan pribadi yang baik. Bahkan dirinya menganggap bahwa Ketua Umum Partai Demokrat tersebut memiliki level yang jauh di atasnya.

"Baik banget. Aku bisa apa to? Beliau kan ketua umum aku kan di level terendah. Beliau lebih di atas saya, lebih banyak pengalaman, di TNI juga," pungkasnya.

Sumber: SuaraSurakarta.id

Load More