SuaraSoreang.id-Indonesia akan melawan Curacao pada laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Sabtu, 24 September 2022.
Curacao adalah negara yang terdengar asing bagi publik Indonesia. Walupun merupakan negara kecil, Curacao ternyata hebat dalam dunia sepak bola.
Curacao memiliki para pemain sepak bola yang hebat. Rata-rata mereka berkiprah di Belanda dan berkiprah di klub-klub Belanda.
Sebagian besar para pemain Curacao main di level tertinggi Belanda, Eredivisie, ada pula yang di bawahnya. salah satu pemain yang kian bersinar adalah Quilindschy Hartman.
Sayangnya, klub Feyenoord, tak melepas Quilindschy Hartman untuk melakukan debut bersama Curacao di Indonesia karena masih harus memulihkan cedera.
Selain itu tak sedikit pula yang merumput di liga-liga lainnya di Eropa, seperti pemain bersaudara Leandro dan Juninho Bacuna yang main di klub Inggris.
Leandro main di klub kasta tinggi seperti Aston Villa, Reading, dan Cardiff City. Juninho memperkuat Birmingham City.
Timnas Curacao juga dibangun oleh pelatih-pelatih hebat. Tentu dengan memanfaatkan koneksi kedekatan Belanda. Dua nama terkenal yang pernah menukangi Curacao adalah legenda Guus Hiddink dan Patrick Kluivert.
Hiddink, salah satu pelatih terbaik Belanda, bahkan menjadikan Curacao sebagai tim terakhir yang dia tangani sebelum pensiun dikutip dari laman PSSI pada 24 September 2022.
Baca Juga: Timnas Jangan Anggap Remeh Curacao, Mereka Nyaris Kalahkan Amerika Serikat
Dengan kondisi seperti itu, tak ada alasan menganggap remeh laga uji coba timnas lawan Curacao ini.
Bagi Indonesia pertandingan uji coba ini memiliki dua makna yang penting. Pertama, tentu saja sebagai ajang mengasah kemampuan tim yang disiapkan menghadapi Piala Asia 2023.
Selain sebagai ajang mengasah kemampuan tim dan mendapatkan pengalaman internasional lebih banyak, duel ini juga jadi kesempatan bagus bagi Pelatih Shin Tae-yong menganalisa kekurangan dan memperbaiki kualitas kemampuan timnya.
Selain itu, pertandingan ini juga bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak posisi timnas Indonesia dalam daftar peringkat FIFA.
Indonesia tak perlu terlalu muluk mencapai peringkat ke-76 seperti pada September 1998 lalu, masuk menjadi 100 besar saja sudah patut kita syukuri.***
Sumber: pssi.org
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Siapa Jean Mota? Gelandang Incaran Persija yang Pernah Main Bareng Messi dan Suarez
-
Sinopsis Jangan Seperti Bapak, Film Aksi-Drama Zee Asadel yang Penuh Dendam
-
4 Sheet Mask Yuja, Berikan Efek Cerah dan Segar pada Kulit Kusam dan Lelah
-
86% Orang Indonesia Yakin 2026 Jadi Tahun Paling Sehat? Ini Rahasianya!
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
Rumor Panas! Mantan Rekan Lionel Messi Gabung Persija Jakarta?
-
Maaf, Pintu Tertutup untuk Ragnar Oratmangoen
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
Omara Esteghlal Geram Prilly Diserang Sendirian, Brand Diuntungkan Tapi Artis Dikorbankan