SuaraSoreang.id-Indonesia akan berupaya menaikan peringkat timnas sepak bola di FIFA dengan melawan Curacao dilaga uji coba FIFA Match Day malam ini.
Jelang laga Indonesia vs Curacao malam ini, Indonesia telah melakukan berbagai persiapan, terakhir anak asuh Shin Tae-Yong ini telah melakukan sesi latihan sambil coba menjajal rumput stadion GLBA Bandung pada Jumat 23 September 2022.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi tempat digelarnya laga uji Timnas Indonesia vs Curacao nanti malam, namun masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal negara Curacao.
Curacao negara yang masih asing ditelinga masyarakat Indonesia. Tak sampai 10% masyarakat Indonesia pernah mendengar Curacao sebelum tim nasional menyiapkan dua laga uji coba di Matchday FIFA.
Tapi, dalam kontestasi dunia sepak bola, mereka cepat melambung. Layak jadi batu loncatan atau jembatan tim nasional Indonesia menuju peringkat FIFA yang lebih baik.
Ketidak tahuan warga Indonesia terhadap Curacao dibilang Wajar saja. Karena Curacao termasuk negara baru. Berdaulat dan otonom, tapi masih di bawah pengaruh Kerajaan Belanda.
Curacao pun baru menjelma menjadi negara baru, setelah memisahkan diri dari Antilles Belanda, pada 10 Oktober 2010 lalu.
Wilayahnya Curacao terbilang kecil, luasnya hanya 444 km. Terletak di Karibia, dengan penduduk krang lebih Hanya 155 ribu.
Tapi, dengan keterbatasan itu, mereka termasuk negara hebat dalam konteks sepakbola, mereka memiliki tim yang kuat.
Baca Juga: Jajal Rumput Stadion GBLA, Timnas Indonesia Siap Lawan Curacao
Curacao menempati peringkat ke-84 World FIFA Ranking. Hampir dua kali lipat di atas posisi Indonesia yang menempati 155.
Kekuatan Cuarcao diakui oleh Berhalter, pelatih timnas Amerika Serikat yang sempat melawan Curacao di Piala Emas Concacaf 2019 lalu,
Berhalter akui sulit untuk mengalahkan Curacao.
“Kalian ingin kami habis-habisan dan mengalahkan mereka 5-0. Tapi kami tahu, ini akan jadi pertandingan yang berat. Mereka tahu tak ada lagi esok hari jika mereka kalah,” kata Bahlerter dikutip dari laman resmi PSSI pada 24 September 2022.
Amerika Serikat adalah lawan Curacao di perempat final Piala Emas Concacaf 2019 lalu. Mereka beruntung, main di hadapan publik sendiri.
Amerika juga sangat beruntung memiliki kiper Zack Steffen. Empat kali dia melakukan penyelamatan gemilang. Kalau tidak, Curacao sudah melaju ke perempat final. Curacao hanya kalah tipis 0-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Cara Pakai Sheet Mask yang Benar Menurut Dokter, agar Kulit Tidak Kusam dan Kering
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris
-
Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram
-
Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka
-
Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei
-
5 Tips Menata Rak Buku Menurut Feng Shui, Jangan Asal Taruh agar Energi Tetap Positif
-
Microsoft Surface Pro dan Surface Laptop Terbaru Resmi Meluncur, Ditenagai Snapdragon X2 dengan AI
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Laporan Intelijen Amerika: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Iran, Bisa Buka Tutup Kapan Saja