SuaraSoreang.id – Kabar baik bagi Anda penikmat film horor dan misteri.
Film dengan judul ‘Smile’ ini mulai tayang pada 28 September 2022 di bioskop Indonesia. Seperti judulnya, film ini menceritakan mengenai senyuman yang menjadi teror bagi orang-orang.
Siapa yang menyangka, jika Tindakan senyum yang biasanya identik dengan kebaikan dan kasih sayang, kini malah menghadirkan teror mengerikan bagi orang-orang.
Film Smile yang disutradarai oleh oleh Parker Finn ini, diadaptasi dari film pendek yang berjudul Laura Hasn't Slept, yang juga merupakan karya dari sutradara yang sama.
Trailer dari film Smile ini telah diunggah beberapa waktu lalu, di channel Youtube UIP Movies Indonesia, dan telah ditonton sebanyak hampir 500 ribu kali.
Dalam trailer yang berdurasi 2 menit ini, menceritakan mengenai seorang Dokter psikiater yang sedang menangani pasiennya dalam keadaan traumatis.
Pasien tersebut mengaku bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh orang lain. Sosok yang dilihatnya itu adalah seseorang yang tersenyum kepadanya.
Suasana mulai mencekam, ketika pasien tiba-tiba berteriak dan meloncat menjauhi sang psikiater. Keadaan ruangan menjadi panik, dan saat psikiater mencoba meminta bantuan melalui telepon.
Kebisingan di ruangan tiba-tiba menjadi hening, dan memunculkan sosok pasien tersebut yang melakukan bunuh diri dengan menggoreskan pecahan kaca membentuk senyuman di wajahnya.
Baca Juga: Pantas Dedi Mulyadi Kepincut Ambu Anne, Bupati Purwakarta itu Ternyata Dulu Pernah Jadi Ini
Setelah kejadian tersebut, sang psikiater mencoba mencari penjelasan-penjelasan dari apa yang menimpa pasiennya tersebut. Hingga pada akhirnya, ia bekerja sama dengan seorang polisi untuk menelusuri kasus tersebut.
Menurut data polisi tersebut, terdapat 20 kasus orang yang mengalami hal serupa, yaitu melihat sosok yang tersenyum kepada mereka. Dalam 20 kasus tersebut terdapat 19 korban, dan hanya satu yang selamat.
Psikiater tersebut kemudian mencoba berbicara dengan korban yang selamat, namun ketika psikiater itu mengaku bahwa ia juga melihat senyuman tersebut.
Korban yang selamat, tiba tiba berteriak histeris dan meminta untuk menjauhkan sang psikiater dari dirinya.
Psikiater tersebut kemudian mulai sering mendapatkan teror senyuman, seiring dengan semakin dalamnya ia meneliti sosok yang memiliki senyuman mengerikan ini.
Muak lari dengan teror yang selalu mendatanginya, sang psikiater kini bertekad untuk mencoba menghadapinya.
Lalu bagaimana sang psikiater bisa menyelesaikan teror senyuman dari pasiennya, sembari ia menghadapi gangguan kesehatan mental yang menerornya?
Kontributor: Gulam Raihan Akbar
Tag
Berita Terkait
-
Febri Akui Kesulitan dalam Perkara Ferdy Sambo adalah soal Sakit Hati terhadap Rekayasa Pembunuhan
-
Ternyata Ini Alasan Dua Eks KPK Jadi Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Tersangka Utama Mengaku Salah
-
Novel Baswedan Kecewa Pada Dua Eks KPK yang Jadi Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Drama Adu Penalti di Arlington! Mesir Singkirkan Australia Segel Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Politik Selebritas: Ketika Pejabat Dipuja Layaknya Artis Idola
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda