SuaraSoreang.id-Kasus KDRT Lesti Kejora oleh suaminya Rizky Billar masih menjadi sorotan publik sampai saat ini.
Beberapa informasi yang beredar yang terkait dengan pasangan ini masih menjadi konsumsi publik.
Belum lama ini ada pembahasan mengenai kasus KDRT Lesti Kejora dari sisi lain, yakni dalam kajian hukum Islam.
Pembahasan ini di bahas dalam kajian di kanal Youtube Buya Yahya, saat sesi tanya jawab dalam kajian islami tersebut.
Buya Yahya ungkapkan bahwa Lesti Kejora berhak meminta cerai setelah mendapatkan KDRT dari suaminya, Rizky Billar.
Hal tersebut diungkap oleh ulama besar Buya Yahya yang dilansir melalui akun YouTube Al-Bahjah TV pada 1 Oktober 2022.
Saat menjawab pertanyaan dari seorang penanya yang medapat kabar kasus KDRT Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.
Buya Yahya menegaskan seorang istri bisa meminta berpisah alias bercerai setelah medapat perlakuan kasar dari suaminya.
"Jangankan sampai dipukul berkali-kali, sekali pukul saja itu diperkenankan untuk meminta cerai. Karena perempuan bukan untuk dipukuli," terang Buya Yahya.
Baca Juga: Pengacara Lesti Kejora belum Berani Bahas KDRT, Sandy: lagi Fokus Kesembuhan Dede
Buya Yahya Sebut Lelaki yang Memukul Istrinya adalah Orang Pengecut
Bahkan pimpinan pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah itu dengan tegas menyebut lelaki yang memukul istrinya adalah orang bodoh dan pengecut.
"Dan kami ingatkan laki-laki dongo yang mukul istrinya, tinju istrinya. itu lelaki pengecut. Bagi saya lelaki seperti di luar pengecut dan penakut laki-laki itu," lanjutnya.
Buya pun merasa heran dengan seorang lelaki yang berani memukul istrinya. Pasalnya seorang perempuan wajib untuk dilindungi
"Saya heran, kok ada kok bisa memukul seorang istri nalarnya dimana. Siapa pun. Bahkan lelaki hebat kalau pun istrinya layak dipukul dia tidak akan memukulnya. Ini aneh sekali sampai lelaki memukul babak belur. Nggak masuk dinalar," jelasnya.
Seperti diketahui Lesti Kejora belum lama ini melaporkan suaminya, Rizky Billar ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan KDRT.
Lesti Kejora masih menjalani perwatan di Rumah Sakit Bunda Menteng, Jakarta.***
Berita Terkait
-
Pengacara Lesti Kejora belum Berani Bahas KDRT, Sandy: lagi Fokus Kesembuhan Dede
-
Persib vs Persija, Luis Milla Optimis akan Meneruskan Tren Kemenangan bagi Persib
-
Dihadapan Para Jenderal, Kapolri Tegaskan Ferdy Sambo Tak lagi Anggota Polri
-
Dua Saksi Ini Melihat Langsung KDRT Rizky Billar terhadap Lesti Kejora
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten